Fatin Sisihkan Rp 200 Ribu per Bulan Beli Komik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Fatin Shidqia Lubis saat jumpa fans dalam rodshow untuk mempromosikan album perdananya

    Penyanyi Fatin Shidqia Lubis saat jumpa fans dalam rodshow untuk mempromosikan album perdananya "Fatin For You" di Makassar, (7/1). TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi belia Fatin Shidqia, 17 tahun, sangat menyukai komik. "Kalau buku, aku suka banget komik Jepang," katanya kepada Tempo di Margo City, Depok, belum lama ini. Ia langsung bersemangat ketika bercerita tentang komik. Gadis ini mengaku sudah sejak kelas IV sekolah dasar hingga sekarang mengoleksi berbagai komik Jepang, termasuk komik Nakayoshi, komik favoritnya.

    Ketika masih menjadi anak sekolah biasa, ia hanya bisa membeli sebuah komik dua pekan sekali, itu pun hanya komik yang sangat ia ikuti ceritanya. Bahkan dara yang dulu mendapat jatah uang jajan Rp 10 ribu sehari itu pun rela membawa bekal dari rumah agar bisa menabung, demi komik kesayangannya itu.

    Saat ini, kakak dari Fadhil Irsyad Lubis dan Fadly Naufal Lubis tersebut sudah memiliki selemari penuh komik yang mungkin jumlahnya sudah lebih dari 200 buah. "Aku enggak pernah hitung sih, tapi 200 lebih kayaknya," katanya. (Baca : Fatin Sabet Penghargaan Pendatang Baru Terdahsyat )

    Maklum, sejak ia memiliki uang jajan lebih berkat berbagai tawaran menyanyi, ia terbiasa berbelanja komik dengan jatah maksimal Rp 200 ribu tiap pekan. "Aku bangga kalau aku bisa hemat dengan belanja komik enggak sampai Rp 200 ribu. Tapi itu susah. Habis setiap minggunya beda-beda sih (komik yang keluar)," kata Fatin yang terkadang tak sengaja membeli komik berjudul sama.

    Setelah memiliki uang jajan lebih, godaan terbesarnya adalah toko buku. Ia mencoba mengontrol keinginannya untuk selalu belanja komik. "Kalau sama komik, aku emang enggak tahan deh. Emang narkoba nih komik," katanya sambil tertawa.

    MITRA TARIGAN

    Berita Terpopuler
    Gwen Stefani Lahirkan Anak Ketiga 
    Kok Ada Agnes Monica di Java Jazz?
    Di Oscar 2014, Brad Pitt Menjadi Pembaca Nominasi
    Di Java Jazz, Deddy Dhukun Minta Dicium Penonton


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.