Festival Film Pendek Jabodetabeka di Bulungan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. TEMPO/Yosep Arkian

    Mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Komunitas Pecinta Seni Bulungan akan menyelenggarakan Festival Film Pendek Jabodetabeka di Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan pada 24 -29 Maret 2014.

    Penyelenggaraan ini dilakukan karena tingginya minat sineas muda di daerah Jabodetabeka (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) dan tumbuh suburnya keberadaan komunitas film serta bermunculannya karya film anak bangsa yang kreatif dan ekspresif.  "Ini merupakan festival ketiga yang pendaftarannya dimulai awal bulan Februari hingga 5 Maret mendatang," kata Humas Festival Film Pendek Jabodetabeka, Irul Luthan.

    Tahun ini empat katagori yang dikompetisikan. Ali Sadikin Award diberikan kepada pemenang katagori Film Pendek Terbaik. Penghargaan ini khusus didedikasikan kepada Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta yang paling peduli terhadap aktivitas seni dan budaya. Beliau juga sangat konsisten dalam mengapresiasi seni budaya dengan membangun rumah wadah pusat pemuda dan pusat seni seperti Taman Ismail Marzuki dan beberapa gelanggang remaja.

    Misbach Yusa Biran Award diberikan kepada pemenang katagori Cerita Film Terbaik. Misbach Yusa Biran seorang sutradara dan penulis skenario terbaik bangsa yang menjadi salah satu tokoh perfilman Indonesia.

    GRJS (Gelanggang Remaja Jakarta Selatan) diberikan kepada pemenang katagori Poster Film Terbaik. Dan KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan ) Award untuk pemenang katagori Video Klip Terbaik karena KPJ menjadi kelompok seniman musik yang selaku menjunjung tinggi independensi dalam setiap karya.

    Penjurian tahun ini dalam katagori Film pendek, dilakukan Panji Wibowo. Katagori Sinematografi dan Skenario oleh BE. Raisuli, katagori Poster Film oleh Kekev Marlov dan untuk video klip oleh Aria Kusumadewa.

    Selain acara pemutaran film dari hasil kompetisi seleksi dewan juri, pameran poster seleksi kompetisi dan acara diskusi dan workshop kali ini juga melibatkan keragaman komunitas yang bernaung di Gelanggang Remaja Bulungan yang terdiri dari komunitas seni, seperti tari dan teater, olahraga seperti beladiri dan pecinta alam. Juga ada stan produk, rental equipment dan rumah produksi yang berhubungan langsung dengan dunia perfilman.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Masuk Oscar, Film Ini Tak Tayang di Negerinya
    Yogyakarta Tampilkan Sinden di Java Jazz 2014
    Teater Koma Gelar Pentas Demonstran  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.