AQJ Disidang, Hati Kecil Ahmad Dhani Kecewa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayah AQJ, Ahmad Dhani didampingi pengacara memasuki ruang sidang untuk menghadiri persidangan AQJ, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/2). AQJ akhirnya hadir dalam persidangan perdananya yang semula ditetapkan pada 19 Februari lalu. TEMPO/Nurdiansah

    Ayah AQJ, Ahmad Dhani didampingi pengacara memasuki ruang sidang untuk menghadiri persidangan AQJ, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/2). AQJ akhirnya hadir dalam persidangan perdananya yang semula ditetapkan pada 19 Februari lalu. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menjalani sidang perdana pada 25 Februari 2014 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Jagorawi, AQJ alias Dul, didakwa Pasal 310 ayat 4, ayat 3, dan ayat 2 Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara. Bagi Ahmad Dhani, ini adalah ujian yang sangat berat. Dia pun berharap agar UU Perlindungan Anak yang tidak membawa anak di bawah umur ke meja hijau segera disahkan.

    "Hari ini sidang pertama AQJ, isinya pembacaan dakwaan," ujar Dhani saat ditemui di rumahnya, di Kawasan Pondok Pinang Jakarta, Selasa, 25 Februari 2014, malam.

    "Intinya, keluarga kami menjalani proses hukum yang kami tahu proses ini adalah proses yang katanya desakan dari masyarakat. Dan masyarakat awam yang mendesak kita untuk menjalani persidangan."

    "Kalau mau jujur, kita harus menggunakan spirit undang-undang, seperti UU Perlindungan Anak yang tidak membawa anak di bawah umur ke meja hijau," papar Dhani. Hal ini ia persoalkan karena Dhani sebelumnya melihat adanya kasus pidana yang melibatkan anak di bawah umur di Jawa Tengah, namun anak tersebut tak terseret ke meja hijau.

    "Saya sendiri merasa anak di Jawa Tengah bisa berhenti dalam tahap polisi, spirit restorative justice. Kok Dul nggak? Kami mengeluh, tetapi kami juga profesional untuk tetap datang. Kami patuh hukum, tapi hati kecil ya mengeluh juga," kata Dhani.

    Sebelumnya, AQJ tetap harus menjalani persidangan karena UU Perlindungan Anak baru dapat diterapkan pada Juni 2014. Karena, berdasarkan UU Peradilan Anak tersebut, jika sudah ada penyelesaian dengan pihak keluarga korban, maka tidak perlu lagi ada persidangan karena sudah dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

    ANINDYA LEGIA PUTRI
    Topik Terhangat
    Migas Seret Ibas #SaveRisma Jokowi Bhatoegana PRT Istri Jenderal

    Berita Terpopuler
    Mengenang Cerita Lucu Romo Mangunwijaya
    Dwiki Dharmawan Rilis Album 'Collaborating Harmony'
    Karya Dua Ilustrator Tempo Dipamerkan di ITB
    Butik Hijab, Pilihan Marshanda untuk Berbisnis
    Zaskia Gotik Bangga Jadi Inspirasi 9 Band

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.