AOREA Nyanyikan Lagu Baru Erros Djarot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komposer Erwin Gutawa dalam Konser 40 Tahun Erros Djarot Berkarya di Jakarta Convention Center, Jakarta, (14/2).  Erwin Gutawa bersama Jay Subiakto, dan Mira Lesmana menggagas acara yang mengisahkan perjalanan Erros dalam berkarya di bidanga musik, film, dan politik. TEMPO/Nurdiansah

    Komposer Erwin Gutawa dalam Konser 40 Tahun Erros Djarot Berkarya di Jakarta Convention Center, Jakarta, (14/2). Erwin Gutawa bersama Jay Subiakto, dan Mira Lesmana menggagas acara yang mengisahkan perjalanan Erros dalam berkarya di bidanga musik, film, dan politik. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Kejutan demi kejutan muncul dalam Konser 40 Tahun Erros Djarot di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 14 Februari 2014. Dalam konser itu, lagu baru Erros Djarot bertajuk Indonesia dimainkan oleh Erwin Gutawa Orchestra dan AOREA yang terdiri dari Naomi, Rara, dan Dea.

    "Kami memang menantang Mas Erros untuk menciptakan lagu baru yang akan dinyanyikan dalam konser ini," ujar Erwin Gutawa, Jumat, 14 Februari 2014. Untuk itu, terciptalah lagu bertajuk Indonesia yang dinyanyikan oleh AOREA.

    AOREA sendiri adalah anak-anak muda asuhan Erwin Gutawa. Mereka salah satu bagian dari kelompok DARR (Di Atas Rata-rata) yang muncul di sebuah stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu. Tampil dengan kebaya kuning, biru dan merah, penampilan AOREA dengan lagu baru Erros tampak tidak maksimal karena kesalahan teknis tata suara.

    Sayang, aksi mereka terganggu oleh mikrofon yang tak hidup. Alhasil suara sopran tidak terdengar. Akibatnya, trio dengan suara kuat ini tak bisa mengguncang penonton konser '40 Tahun Erros Djarot' yang memadati Plenary Hall JCC.

    SUBKHAN

    Koreksi:
    Sebelumnya disebut penyanyi lagu ini adalah Trio Muslimah.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.