Jadi Tersangka, Farhat Merasa Benar Kritik Dhani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Farhat Abbas dan Al. Dok. TEMPO/Rendra, TEMPO Nurdiansah

    Farhat Abbas dan Al. Dok. TEMPO/Rendra, TEMPO Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Farhat Abbas siap menjalani proses hukum yang menjeratnya. Menurut Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, ia sudah resmi berstatus tersangka seiring keluarnya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).

    "Ya, jalani saja yang ada," ujarnya singkat kepada Tempo, Jumat, 14 Februari 2014. Ia menyatakan kasus yang dialaminya tak akan membuatnya goyah. Ia merasa apa yang dia lakukan benar. "Saya kritik Dhani (tentang kasus penabrakan Dul) dan itu sudah jadi konsumsi publik," ujarnya.

    Dhani melaporkan Farhat dengan tuduhan pencemaran nama baik sesuai Pasal 310, 311 KUHP dan/atau Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Fargat terancam dikurung lima tahun. Ia dituding mencuitkan fitnah pada Desember lalu, yang dianggap mencemarkan nama baik keluarga Dhani.

    Farhat telah diperiksa atas kasus ini oleh penyidik Polda Metro Jaya akhir Januari lalu. Pihak Kejaksaan mengaku telah menerima SPDP bernomor B/16117/XII/2013/Datro tertanggal 12 Desember 2013. Nama Farhat tertulis di sana sebagai tersangka.

    Namun polisi kukuh membantah perubahan status Farhat. Melalui pesan pendek, juru bicara Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menyatakan belum ada perubahan status atas pengacara kontroversial itu. "Statusnya masih terlapor," ujarnya. 

    M. ANDI PERDANA

    Baca juga:
    MUI : Ustad Hariri Belum Siap Jadi Ustad
    Stres, Ustad Hariri Tidak Terkontrol
    Kasus Adik Atut Bikin Sejumlah Artis Galau
    Taylor Swift Gelar Konser di Jakarta 4 Juni


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.