Tinggal di Jerman, Eros Djarot Sempat Jadi Kuli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eros Djarot Foto:TEMPO/Adri Irianto

    Eros Djarot Foto:TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Berkiprah selama 40 tahun di dunia musik, bukan hal yang mudah bagi Eros Djarot. Pengalaman pahit kerap ia hadapi. "Aku pernah jadi kuli di Jerman," tutur Eros, Selasa, 11 Februari 2014.

    Setelah menamatkan sekolahnya, Eros melanjutkan pendidikan ke Jerman Barat. Lahir dari keluarga yang tidak harmonis, Eros tidak mendapat banyak perhatian dari kedua orang tuanya. Ia pun tumbuh menjadi anak yang mandiri.

    Di Jerman, Eros bermukim di Koeln. Di sana dia kuliah di Jurusan Teknik Kimia. Pendidikan yang tidak berkaitan dengan hobinya yang 'nyeni'. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Eros pun sempat menjadi kuli, pekerja serabutan.

    Hingga suatu hari, seorang teman mengajak dia untuk tampil di sebuah kafe. Berbekal kemampuan memetik gitar ala kadarnya Eros lalu menerima tawaran teman tersebut.

    "Awalnya saya ragu, saya tidak piawai bermain musik. Namun setelah menerima bayarannya, saya cukup kaget. Satu kali tampil, saya bisa memenuhi kebutuhan selama seminggu. Akhirnya jadi berpikir enak juga menjadi musisi dengan honor lumayan," katanya.

    Hidup di negeri orang, membuat Eros sangat merindukan Indonesia. Rasa nasionalismenya pun tumbuh. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia akhirnya kembali ke Tanah Air dan menyalurkan hobinya di dunia hiburan.

    Waktu bergulir. Sepanjang 40 tahun berkiprah, Eros telah melahirkan banyak karya, baik lagu maupun film. Untuk merayakan perjalanan kiprahnya itu, dia akan menggelar "Konser 40 Tahun Eros Djarot Berkarya."

    Konser yang akan berlangsung pada Jumat malam, 14 Februari 2014, di Plenary Hall JCC Senayan, akan melibatkan banyak musisi, penyanyi dan seniman. Antara lain Slamet Rahardjo Djarot, Christine Hakim, Iwan Fals, Jay Subiakto, Berlian Hutauruk, Once, Glenn Fredly, Bunga Citra Lestari, Kikan, dan Marcell Siahaan.

    RINA ATMASARI | HADRIANI P
    Topik Terhangat
    Busway Bekas | Dinasti Atut | Jokowi | Gunung Kelud | Ahok |

    Berita Terpopuler
    Indah Dewi Pertiwi Akui Kenal Wawan, Manajernya
    Diminta Nyanyi Gelas Kaca, Nia Bilang Sudah Pecah
    Syahrini Bantah 'Tereret Manja' dengan Suami Airin 
    Cinta Penelope Akan Bergaya Gotik di Pesta Nikah
    Hugh Jackman Pandu Tony Awards 2014  

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.