Angel Lelga Ogah Dites Baca Quran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angel Lelga. Istimewa

    Angel Lelga. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis yang akan melaju ke Senayan dari Partai Persatuan Pembangunan, Angel Lelga, mengatakan serius menjadi mualaf. Kata dia, saban hari, seperti muslim pada umumnya, dia melakukan salat dan mengaji. Namun, saat ditawari untuk membacakan sepatah ayat Al-Quran, Angel menolak. (Baca juga: Angel Lelga Mualaf karena Rhoma Irama?)

    "Saya tak perlu pembuktian. Itu urusan saya dengan Allah. Yang pasti saya harus lebih banyak belajar," kata Angel saat dijumpai di Epicentrum, Jumat, 7 Februari 2014. Pun begitu saat ditanya surat apa dalam Al-Quran yang menjadi favorit Angel dan apa alasannya. Dara 30 tahun ini menolak. "Hanya saya dan Allah yang tahu," ucapnya sebanyak tiga kali.

    Angel bergabung dengan PPP dan memilih daerah pemilihan Jawa Tengah V dengan nomor urut pertama. Angel sangat optimistis dapat meraup suara terbanyak di daerahnya. Angel Lelga bahkan rela menjual koleksi Hermes-nya untuk nyaleg.

    Untuk membuktikan ucapannya itu, Angel hampir setiap hari menyapa rakyatnya di Klaten, Boyolali, dan Sukoharjo, Jawa Tengah. "Sebelum bulan puasa 2013, saya sudah menetap di Solo dan menyapa rakyat," katanya. Akhir-akhir ini saja Angel mengaku disuruh ke Jakarta untuk mengisi talkshow yang diadakan media.

    Dia ingin menunjukkan sikap prorakyat dengan membeli lahan sawah sekaligus membuka lowongan pekerjaan di daerah tersebut. Modalnya dengan menjual beberapa tas terkenal Hermes yang menjadi koleksinya. (Lihat FOTO Para Penyanyi Dangdut yang `Nyaleg` di 2014)

    MUHAMMAD MUHYIDDIN

    Terkait:
    Angel Lelga Ogah Disebut Melakukan Taubat Nasuha
    Kampanye Fashion Rp 50 Ribu Ala Angel Lelga
    Angel Lelga Pasrah Foto Syurnya Beredar
    Angel Lelga: Foto Syur Itu Memang Fotoku


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.