Diisukan Dekat Wawan, Aura Kasih Pilih Syuting

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aura Kasih. TEMPO/Agung Pambudhy

    Aura Kasih. TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski heboh diberitakan terkait kasus  tersangka korupsi Tubagus Chaeri Wardana, tidak membuat artis Aura Kasih patah semangat atau menyurutkan langkah dalam bekerja. Ia masih terus sibuk syuting sinetron produksi Sinemart.

    "Nama sinetronnya Pasmina dan Aisyah," kata Manajer Aura Kasih, Heri Gunjani, melalui pesan singkat, Sabtu 8 Februari 2014. Perempuan bernama asli Sanny Aura Syahrani ini memang bertekad fokus di kerjaan. Meski dikenal sebagai penyanyi, Aura Kasih sama sekali tidak ingin membatasi kariernya. ( Baca: Aura Kasih Asah Bakat di Dunia Peran )

    Kamis, 6 Februari 2014, Heru mengaku kaget, ketika nama perempuan 25 tahun ini ramai diberitakan media massa. Aura diberitakan sebagai salah satu pihak yang menerima aliran uang dari tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan Tangerang Selatan, Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan.

    "Mengenai kabar tersebut justru pihak kita baru mengetahuinya," kata Heru Gunjani, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, 6 Januari 2014. Bahkan, tak mau pusing memikirikan kabar itu, Aura memilih tenggelam dalam kesibukan syuting. Keduanya memilih tidak mau berkomentar banyak. "Nanti saja setelah suasana kembali normal," katanya.

    Nama Aura Kasih mulai ramai diberitakan di media massa beberapa hari ini, karena disebut-sebut menerima aliran uang dari Wawan yang tak lain adalah adik dari Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah. Selain dituduh melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan di Tangerang Selatan, Wawan juga dituduh melakukan tindak pidana pencucian uang. ( Baca : KPK Bawa Dokumen Cuci Uang Wawan dari Rumah Atut )

    ANANDA LEGIA | CHAIRUL ANAM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.