Rupert Murdoch Jadi Korban KDRT Istrinya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rupert Murdoch dan istrinya Wendi Deng menghadiri form eG8 di Paris, 24 Mei 2011. Kamis (13/6), Murdoch mengajukan gugatan cerai. Ia dan Wendi telah menikah selama 14 tahun. REUTERS/Lionel Bonaventure/Pool

    Rupert Murdoch dan istrinya Wendi Deng menghadiri form eG8 di Paris, 24 Mei 2011. Kamis (13/6), Murdoch mengajukan gugatan cerai. Ia dan Wendi telah menikah selama 14 tahun. REUTERS/Lionel Bonaventure/Pool

    TEMPO.CO, New York - Majalah Vanity Fair dalam edisi terbaru menguliti kehidupan Wendi Deng (45) saat masih menjadi istri taipan media Rupert Murdoch. Media ini menyebut, selain pernah berlaku seolah-olah bertukar surat mesra dengan perdana menteri Inggris (saat itu) Tony Blair, ia juga melakukan serangkaian kekerasan fisik dan lisan pada suaminya. Pasangan itu kini telah berpisah.

    Dalam artikel itu, Mark Seal menulis bahwa sumber yang dekat dengan pasangan itu melihat pola "pelecehan verbal" Deng. Tak hanya memaki pada staf, ia juga melakukannya pada suaminya. Bahkan, selain menyerang secara lisan, ia juga menyerang secara fisik yang mencelakai suaminya.

    Pada awal 2011 di Fifth Avenue di New York, Deng entah karena alasan apa sangat marah pada Murdoch. Deng memaki sebelum kemudian mendorongnya. "Ia jatuh terjengkang ke belakang menghantam piano di ruang tamu dan kemudian ke lantai hingga dia tidak bisa bangun," kata seorang staf. Ia harus dirawat di rumah sakit setelah insiden ini.

    Mantan karyawan News Corp di Inggris menambahkan, Murdoch berusaha menutupi kejadian itu. "Ia membuat beberapa alasan bahwa dia tersandung sesuatu di kantor. Dia membuat alasan bahwa kesehatannya sedang buruk. Ia hanya berbicara tentang apa yang terjadi beberapa waktu kemudian," katanya.

    Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Gawker dari tahun 2012, mantan pengasuh dan tutor untuk Murdoch menyatakan dia dan istrinya tak pernah tampak akur. "Rumah mereka sudah seperti zona perang," katanya.

    Pengasuh anak Deng ini menyatakan, majikan wanitanya itu sangat temperamental dan mudah sekali marah. "Suatu ketika kami meninggalkan rumah, aku lupa untuk membawa jepit rambut untuk salah satu anak perempuannya, dan Wendi berteriak padaku. Jadi aku berlari kembali ke dalam rumah untuk mendapatkannya, tapi aku mengambil jepit yang salah. Wendi melemparkannya ke tanah di depan anak-anak dan semua orang," katanya.

    Kecenderungan Deng untuk agresif menjadi berita utama pada tahun 2011 ketika ia menampar seorang pengunjuk rasa yang mencoba menyerang suaminya dengan piring yang penuh dengan busa cukur. Ia dijuluki Tiger Wife setelah kejadian itu.

    Dalam ulasan Seal, ditulis tentang ungkapan hati Deng pada Tony Blair. Surat itu dibuat seolah-olah surat seorang wanita pada dirinya, mencurahkan cintanya pada seorang pria bernama Tony. "Oh, sialan, oh, sial," tulisnya. "Apapun, kenapa aku begitu sangat kehilangan Tony. Karena dia begitu menawan dan pakaiannya begitu baik. Dia memiliki tubuh yang baik dan dia memiliki bokong yang indah. Dan dia tinggi ramping dengan kulit menawan. Juga mata biru Pierce yang aku suka. Aku cinta matanya," tulisnya.

    Catatan ini juga menguraikan perasaan ketidaknyamanan Deng terhadap CEO Google Eric Schmidt. Ia menggambarkannya sebagai "jelek dan gemuk." 

    Deng dan Murdoch resmi bercerai pada Oktober 2013 di New York. Pasangan ini menikah tahun 1999 dan memiliki dua anak. Murdoch mengajukan gugatan cerai pada Juni 2013.

    SHANGHAI IST | TRIP B


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.