Malam Ini Pentas Sinden Peni Candra Rini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sinden keliling sebelum berangkat di kediaman mereka di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Rabu (13/11). Sinden mereka jadikan alat untuk mengadu nasib di Jakarta. TEMPO/Subekti

    Sinden keliling sebelum berangkat di kediaman mereka di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Rabu (13/11). Sinden mereka jadikan alat untuk mengadu nasib di Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sinden asal Surakarta, Peni Candra Rini, akan memamerkan suaranya diiringi alat-alat musik Sentana Art. Peni akan berpentas di Bentara Budaya Jakarta malam ini, Kamis, 6 Februari 2014. Pentas ini sekaligus membuka pameran alat musik Sentana Art

    Peni dikenal sebagai pesinden yang cukup mumpuni kendati masih muda. Peni lahir 22 Agustus 1983 di Desa Ngentrong, Campurdarat, Tulungagung. Ia terlahir dari keluarga seni. Darah seninya mengalir dari kakek buyutnya, Seran, seorang pemain gender; dan ayahnya, Wagiman, yang merupakan dalang.

    Sejak kecil Peni sudah dikenalkan dengan cengkok tembang Jawa dengan nada wiledan, gregel, slendro, dan pelog. Dia menang dalam berbagai perlombaan saat di sekolah. Dia juga mendapat medali perak sebagai vokalis terbaik pada The Spring Friendship Art Festival, Pyongyang, Korea Utara, tahun 2008.

    Kemampuan Peni makin terasah dengan sentuhan seniman kondang Rahayu Supanggah. Dia bergabung dengan Garasi Seni Benowo (GSB) dan menjadi sinden untuk karya-karya Rahayu Supanggah. Dia juga menjadi sinden untuk karya-karya puisi Garin Nugroho. Selain menjadi sinden, dia juga seorang komponis.

    Kemampuan Peni ini membuatnya diundang ke berbagai acara kesenian, seperti International Gamelan Festival Amsterdam, Belanda, 2007; Jakarta Art Festival, 2007; Solo International Ethnic Festival, 2010; Asia Pasific Performance Exchange, Bali, 2010; Harare International Festival of the Arts, Zimbabwe, Afrika, 2011; Malay Gamelan Festival, Trengganu, Malaysia, 2011; dan World Festival of Sacred Music di Los Angeles, Oktober 2011.

    DIAN YULIASTUTI | KELOLA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.