Pemilu 2014, Glenn Fredly Dambakan Pemimpin Muda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Glenn Fredly dalam Konser tungalnya yang bertemakan Demo Lagu Sendiri di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (5/9). TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Glenn Fredly dalam Konser tungalnya yang bertemakan Demo Lagu Sendiri di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (5/9). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun 2014 menjadi tahun politik di Indonesia karena tahun ini digelar pemilihan umum. Para calon pemimpin Indonesia pun berlomba-lomba mengambil hati rakyat dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

    Penyanyi Glenn Fredly menilai kepemimpinan saat ini adalah pembelajaran bagi rakyat Indonesia supaya tak salah dalam memilih pemimpin baru.

    "Indonesia itu memang tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama. Saya pikir, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang cerdas dan pintar. Mereka tak akan mau lagi memilih pemimpin yang hanya pencitraan dengan slogan-slogannya," ujarnya saat ditemui akhir pekan lalu.

    Pelantun lagu Akhir Cerita Cinta ini mengatakan, dalam memilih calon presiden nanti, dia  sudah menentukan pilihannya. "Saya menginginkan pemimpin yang muda. Pemimpin yang tak hanya berdiam diri di Jakarta. Tapi harus memantau Indonesia dari Aceh sampai Papua," ujar Glenn bersemangat.

    "Saya capek dengan konsep yang 'lo lagi, lo lagi', sudah saatnyalah kita mencari pemimpin yang baru, yang fresh, dan tidak mengumbar janji," ujarnya serius.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Topik Terhangat
    Sinabung | Gita Wirjawan | Anggoro Dibui | Jokowi | Deddy Corbuzier |

    Berita Terpopuler
    Bukan Rama Shinta, Kisah Asmara Raffi Ahmad 
    Philip Seymour Hoffman Pisah Ranjang Sebelum Tewas 
    Justin Bieber Ditahan Beberapa Jam di Bandara
    Istri Dubes Serbia Biasa Motret Warga Jembatan 
    Dibilang Playboy, Al Mengaku Jomblo  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.