Eros Djarot: Jadi Presiden Ketemu Sukarno Dulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Adri Irianto

    Tempo/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Musikus dan politikus Eros Djarot memiliki kriteria penting bagi para calon yang ingin menjadi presiden. Menurut Eros, ada dua hal yang sangat mendasar dan menjadi parameter seseorang layak menjadi pemimpin bangsa ini.

    "Pemimpin Indonesia itu satu, kalau dia belum pernah mimpi ketemu bung Karno jangan mimpi jadi presiden," kata Eros pada Tempo saat ditemui di kawasan Galeri Indonesia kaya.

    Adik kandung aktor Slamet Raharjo ini merasa para politikus yang maju mencalonkan diri menjadi presiden tidak mengerti UUD 45. "Kalau dia tidak hafal dan tidak menghayati Pembukaan UUD 45 jangan coba-coba jadi Presiden. Pertanyaannya sekarang yang pada mau maju itu ngerti apa nggak?" kata pria 63 tahun itu serius.

    Eros tidak menunjukkan kecenderungan pilhannya lewat komentarnya tersebut. Menurutnya,  jika dua hal tersebut terpenuhi, maka apa yang seharusnya dilakukan seorang pemimpin untuk rakyatnya jelas bisa tercapai.

    Pada 14 Februari mendatang, Eros akan menggelar konser 40 Tahun Eros Djarot di Plennary Hall, JCC Senayan Jakarta. Sebanyak 25-30 lagu karya Eros akan dibawakan dengan aransemen berbeda dan live arahan Erwin Gutawa, dinyanyikan Iwan Fals, Berlian Hutauruk, Once, Glenn Fredly, Bunga Citra Lestari, Marcell Siahaan, Alea, The S.I.G.I.T, Eva Celia, Kikan, dan musikus lainnya.

    AISHA

    Berita Lain:
    Cuti Bekerja, IU Ogah Diet
    Tiga Personil SNSD Habiskan Malam Imlek Bersama
    Murry 'Koes Plus' Datangi Saudara Sebelum Wafat


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.