Anak Murry Koes Plus Pingsan Saat Pemakaman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yanti Nurhajati, Istri Murry Koes Plus saat memberikan doa usai pemakaman suaminya di Taman Pemakaman Umum Pondok Rangon, Jakarta Sabtu (1/2). TEMPO/Nurdiansah

    Yanti Nurhajati, Istri Murry Koes Plus saat memberikan doa usai pemakaman suaminya di Taman Pemakaman Umum Pondok Rangon, Jakarta Sabtu (1/2). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tepat pukul satu siang iring-iringan keranda jenazah Almarhum Murry Koes plus datang dke Taman Pemakaman Umum (TPU), Pondok Rangon, Jakarta Timur. Saat itulah saat yang paling menyedihkan bagi keluarga yang ditinggalkan.

    Drummer Koes Plus ini meninggalkan istri dan empat orang anaknya. Rieska anak pertama, Rico anak kedua, Cici anak ketiga dan Anggi anak keempat. Anak pertama dan terakhirnya dikabarkan sangat dekat dengan Murry. Rieska dan Anggi langsung jatuh pingsan tatkala jenazah ayahnya dimasukkan dalam liang kubur.

    Murry memang dikenal sebagai orang yang sangat bersahaja baik di mata istri, keluarga maupun kerabat. Sosoknya yang merakyat, humoris dan baik membuat banyak orang, terutama anak - anaknya merasa sangat kehilangan.

    Murry menghembuskan nafas terakhir di pelukan istrinya, Yanti Nurhayanti saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Pencipta lagu 'Pelangi" ini diketahui mengalami batuk dan kejang sebelum akhirnya tak sadarkan diri.

    Menurut Yon Koeswoyo, seperti yang dikutip dari wawancara dengan Majalah Tempo, edisi 16 Mei 2010, Murry diketahui sudah lama menderita Hernia. Ia sudah sejak lama keluar masuk rumah sakit karena penyakitnya itu.

    Murry bergabung dengan Koes Plus tahun 1969. Saat itu Murry menggantikan posisi Nomo Koeswoyo yang memilih hengkang dari Koes Bersaudara untuk berbisnis. Murry adalah satu - satunya personil yang bukan berasal dari keluarga Koeswoyo.  

    ANINDYA LEGIA PUTRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.