Wishnutama Ogah Makan Gorengan dan Nasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chief Executive Officer (CEO) PT Net Mediatama Indonesia, Wishnutama Kusubandio. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Chief Executive Officer (CEO) PT Net Mediatama Indonesia, Wishnutama Kusubandio. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta: Di usia yang ke-43, salah satu pendiri PT. Net Mediatama, Wishnutama, ini mengaku menjaga kesehatan dengan melakukan diet makanan.  "Saya itu sudah sangat jarang makan gorengan, santan dan nasi. Makannya yang sehat sajalah,"  katanya kepada Tempo saat ditemui di kantornya, 9 Januari 2014 .

    Menurut Tama, sapaan akrabnya, diet itu sudah sekitar 10 tahun terakhir dilakukannya.  "Cheatingnya atau makan enaknya itu dua kali saja dalam sebulan," kata pria yang sehari-hari selalu memesan makanan sehat dan organik ini. Ketika berbincang dengan Tempo, ia pun memakan beberapa potong buah apel sebagai cemilan malamnya.

    Saking disiplinnya Tama melakukan diet, membuat seluruh stafnya mengetahui dietnya itu. Tama pun mengaku tidak memiliki makanan favorit.  "Yang penting kenyang dan sehat,"  katanya.

    Tama juga enggan terlalu banyak makan nasi, terutama pada malam hari. Sebab nasi sering membuatnya mengantuk. "Kalau sudah malam, makan nasi, enggak bisa konsentrasi lagi kerjanya,"  kata pria yang biasa pulang pukul 1 pagi dari kantor dan sudah sampai di kantornya lagi pukul 10 keesokan harinya itu.

    Selain menyaring asupan makannya, Tama juga melakukan olah tubuh. Olahraga yang paling digemarinya itu adalah lari di atas treadmil selama sejam, tiga kali dalam seminggu.  "Kalau saya di luar negeri, saya mau lari di luar. Tapi, kalau di sini, mah adanya knalpot, udara enggak sehat. Nanti otot sehat, tapi paru-paru jebol lagi,"  katanya, terkekeh.

    MITRA TARIGAN



    Berita terpopuler
    KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'?
    Jadi Saksi, Akil Mochtar Gertak Pengacara
    Aib Dibuka Mantan Kawan, Farhat Abbas Membalas
    Farhat Abbas Minta Nia Mengingat Jasanya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.