Daft Punk, Robot Nyentrik di Grammy Awards 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daft Punk saat menerima penghargaan kategori record of the year untuk lagunya

    Daft Punk saat menerima penghargaan kategori record of the year untuk lagunya "Get Lucky" di ajang Grammy Awards ke-56 di Los Angeles, California (26/1). Band ini juga menyabet penghargaan di kategori Album of the Year dan Best dance/electronica album untuk album "Random Access Memories", serta Best pop duo/group performance untuk lagu yang sama. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Grammy Awars 2014 mendominasi pemibicaraan di media sosial seperti Facebook atau Twitter. Penggunanya membahas tentang pemenang, aksi panggung, dan penampilan artis yang datang. Salah satu yang paling nyentrik mungkin Daft Punk. Penampilan mereka yang menggunakan helm berkilauan membuat masyarakat bertanya siapa sebenarnya mereka.

    Daft Punk adalah duo beraliran elektrik dari Prancis. Sebenarnya, duo yang terdiri dari  Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo ini bukan pendatang baru.  Mereka sudah meramaikan dunia musik sejak tahun 90-an.

    Tahun 2001, duo ini mulai mengenakan atribut seperti robot lengkap dengan helm dan sarung tangan. Dua ini juga jarang melakukan wawancara langsung karena ingin menyamarkan identitasnya, meski beberapa foto wajah asli mereka sempat berdedar di Internet.

    Lagu-lagu mereka seperti Around The World dan One More Time sempat merajai sejumlah tangga lagu secara global. Bahkan, lagu terbaru mereka, Get Lucky, hasil kolaborasi dengan Pharrell merajai tangga lagu Amerika Billboards selama 32 minggu.

    Meski penampilannya misterius, Daft Punk pernah mendapat sejumlah prestasi lainnya. Misalnya, pada Grammy Awards 1998, mereka masuk sejumlah kategori. Sementara, album Alive 2007 juga memenangkan penghargaan untuk Best Electronic/dance.

    Pada Grammy Awards tahun ini, Daft Punk berhasil mendapatkan empat penghargaan untuk ketegori Album of the Year, Record of the Year, Best Pop Duo/Group Performance, dan Best Dance/Electronica Album.

    RINDU P HESTYA | WASHINGTON POST

    Berita Lain:
    Video Klip Penyanyi Indonesia Muncul di Grammy
    Yenny, Mantan Personel Trio Macan, Hilang
    Para Pemenang Grammy Awards
    Selena Gomez Komentari Kasus Justin Bieber
    Rhoma Irama Terima Royalti Rp 50 Juta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.