Senin, 22 Oktober 2018

Kisah Ojek Langganan Penyanyi Monita Tahalea  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Jazz Indonesia Monita Tahalea (kanan) berkolaborasi dengan gitaris Oele Pattiselanno (kiri) pada hari terakhir

    Penyanyi Jazz Indonesia Monita Tahalea (kanan) berkolaborasi dengan gitaris Oele Pattiselanno (kiri) pada hari terakhir "Jakarta International Java Jazz Festival 2012" di area JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/3). ANTARA/Saptono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemacetan memang membuat pusing, termasuk bagi penyanyi Monita Tahalea, 26 tahun. Walau sudah tinggal di pusat kota, daerah Gambir, Jakarta Pusat, ia tetap merasa kesulitan menerabas padatnya lalu lintas Ibu Kota. "Pergi ke mana-mana tetap saja macet," katanya kepada Tempo pada Selasa, 3 Desember 2013, di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.

    Ojek pun menjadi solusinya. Ia menyebut dirinya ojekers. Yang jadi langganannya adalah Antor, singkatan dari Anak Toraja, yang ia panggil bang. Menurut dia, Antor adalah pahlawannya karena selalu siap sedia mengantarnya ke mana pun.

    Pernah, ketika banjir hebat di Jakarta awal Januari lalu, Monita yang harus mengisi acara di Grand Melia Kuningan diantar Antor menerobos banjir. Celana dan sepatunya sampai basah. Seru. "Kami berbagi suka-duka, deh. Jadi Bang, never let me go, ya," kata Monita terkekeh.

    Yang membuat Monita jadi klien tetap adalah karena Antor tidak pernah memasang tarif. Antor dinilainya juga taat lalu lintas dan tidak pernah melintas di trotoar. Itu yang dia suka. Tapi Monita agak gondok kepada Antor saat perkenalan pertama. "Saya asli Betawi, Neng," kata Monita meniru ucapan Antor. Dikiranya Antor itu adalah keturunan Toraja.

    MITRA TARIGAN 

    Berita lain:
    Selain Agnes, 6 Bintang Dunia Ini pun Salah Kostum
    Ini Cuit Farhat tentang Foto Mesra Sophia-Ariel 
    Lagi, Beredar Foto Mesra Ariel-Sophia di Stasiun 
    Ini Faktor Kesalahan Agnes dalam Berbusana
    Ini Hasil Otopsi Paul Walker 
    Wanita-wanita di Sekeliling Ariel 
    Kutang Lancip Agnes, Indah tapi Berbahaya

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.