Farhat Abbas Sindir Wali Kota Bandung di Twitter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Farhat Abbas. TEMPO/Fahmi Ali

    Farhat Abbas. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Farhat Abbas kembali melancarkan kritik. Kali ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi sasaran celotehannya di akun jejaring sosial Twitter. Pengacara yang juga suami dari artis penyanyi Nia Daniati itu mempermasalahkan rencana memberikan fasilitas Wi-Fi--jaringan internet gratis--di masjid di Bandung.

    “Walikota bandung ! Jangan Ganggu Mesjid ! Jangan Usik Mesjid ! #akuindonesia,” tulis @farhatabbaslaw pada 3 jam lalu, Selasa 19 November 2013.

    Tidak hanya itu, @farhatabbaslaw juga kembali mencuit, “Indonesia butuh Walikota yg #akuindonesia,” tanpa menandakan akun Wali Kota Bandung @ridwankamil. Sejam kemudian, @farhatabbaslaw kembali menyindir Ridwan Kamil dengan menulis “Bandung masa lalu, bukan masalah lu.”

    Ridwan Kamil tampaknya tidak menggubris cuitan @farhatabbaslaw. Salah satu akun sempat mention @ridwankamil, “@ridwankamil @farhatabbaslaw keren om,lmyn bwt naikin rating n traffic ya.Gini2 om farhat hebat, bs naikin "elektabilitas" sbg antagonis,” tulis akun Febikamil menanggapi cuitan Farhat.

    Akun lainnya juga ada yang menanggapi dengan nada emosi. “Bapa ini kenapa ganggu org aja sih? Heran.. "@farhatabbaslaw: Walikota bandung ! Jangan Ganggu Mesjid ! Jangan Usik Mesjid ! #akuindonesia," tulis @AJUT_

    Akun @ulanosaurus juga mencolek Wali Kota Bandung dengan menulis, “pak, doi usil :( cc: @ridwankamil RT @farhatabbaslaw Walikota bandung, pikirkan kembali Wifi masuk mesjid , gak sesuai manfaat,,,) jgn malu2.”

    AFRILIA SURYANIS

    Terpopuler
    KPK Beri Isyarat Ratu Atut Terseret Kasus Korupsi

    Diperiksa KPK 17 Jam, Kasir Suami Airin Pucat

    Begini Kisah Bertukar Pasangan di Jakarta

    Kicauan Lengkap SBY di Twitter Soal Penyadapan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.