Ini Kata Daoed Joesoef Soal Izin Film Soekarno

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Daoed Joesoef. dok TEMPO/Novi Kartika

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Daoed Joesoef. dok TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan Dr Daoed Joesoef, 87 tahun mengatakan, film tentang Soekarno harus mendapat izin keluarga. 

    Adanya konflik film yang digarap Hanung Bramantyo dan pihak keluarga, diwakili putri Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri ini disesalkan Daoed. Menurutnya, masyarakat harus mendukung sineas Indonesia untuk membuat film sejarah.

    "Film bisa menjadi cerita memiliki sisi sejarah, karena setiap film mengandung cerita yang menarik. Apakah itu film sejarah maupun film fiksi, tergantung bagaimana mengemasnya," katanya, belum lama ini kepada Tempo dalam acara diskusi tema Nilai Luhur Dalam Kebudayaan Maritim oleh Yayasan Suluh Nuswantara Bakti, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta.

    Pria yang menjadi orang Indonesia pertama yang kuliah di Universitas Sorbonne, Prancis ini mengatakan, berharap film-film bernilai sejarah bisa terus bermunculan. Tentunya, dengan kemasan cerita yang memiliki nilai sejarah.(Baca : Film Sejarah, Medium Melihat Banyak Perspektif)

    Menurutnya, film jangan dikemas dengan drama yang mengubah nilai sejarah tersebut. "Film sejarah memang banyak aspeknya. Manfaat film sejarah, dengan menyaksikan film ini kita bisa belajar untuk tidak mengulangi kesalahan lagi," katanya.

    Untuk bisa menghasilkan film sejarah, sejumlah sineas harus memiliki literatur cerita tersebut, sehingga film disuguhkan menjadi sebuah tontonan yang mendidik, bukan menyesatkan.

    "Bukan mempersoalkan siapa yang akan berakting. Yang paling penting izin dari keluarga yang bersangkutan, karena mereka yang tahu lebih detil akan ceritanya," katanya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler

    Joe Taslim Dukung Film Bertema Sejarah
    Di Film Tjoet Nya' Dhien, Slamet jadi Teuku Umar 
    Ini Musik dan Lagu Di Film Bertema Sejarah
    Rachmawati Ngotot Inginkan Anjas jadi Soekarno


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.