Mishca Candrawinata Rindukan Pulau Kei

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mischa Chandrawinata. TEMPO/Puspa Perwitasari

    Mischa Chandrawinata. TEMPO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbicara mengenai travel bukanlah hal yang asing bagi keluarga Chandrawinata. Kecintaan pada alam selalu membuat mereka--termasuk Mischa Chandrawinata--terus mengeksplorasi indahnya Indonesia. Ditemui di Senayan City, Ahad, 27 Oktober 2013, Mischa pun menceritakan hobinya ini.

    "Keluargaku, kan, suka banget traveling. Ayah, Nadine, Marcell, dan aku punya minat yang besar terhadap alam. Saat ini kita lagi sering bolak-balik ke Papua untuk mengurus Diving Resort di Raja Ampat, Papua, yang dibangun sejak tahun 2011," ujar Mischa kepada Tempo.

    Mischa bercerita bahwa tujuan wisata favoritnya adalah pantai. Meski begitu, belum semua pantai pernah dijelajahinya. Masih ada beberapa tempat di Indonesia yang belum dieksplorasi, seperti Pulau Kei. "Untuk pulau yang belum pernah didatengin dan yang pengin banget aku kunjungi adalah Pulau Kei di Sulawesi Tenggara. Rencananya ke sana habis lulus kuliah pada Desember nanti," kata Mischa. "Pantainya bersih banget karena belum banyak dikunjungi orang."

    Awal ketertarikan Mischa dengan Pulau Kei karena ajakan temannya mengunjungi sekaligus berinvestasi di Pulau Kei. Mischa pun bercita-cita, bila modalnya mencukupi, ia segera membuka destinasi wisata ke pulau itu. "Mungkin 2014 nanti tujuan traveling-ku akan mengeksplorasi Pulau Kei," kata Mischa.

    Mischa juga selalu memperhitungkan akomodasi, terutama tempat tinggal, saat berada di tujuan wisata. Mischa mengaku lebih senang tinggal di wilayah yang terdapat teman atau kolega. "Kalau ada teman, kan, minimal ada tempat tinggal. Kalau masalah makan, mah, aku tipikal yang gampangan saat travel," Mischa menjelaskan.

    ANINDYA LEGIA PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.