Roby Geisha Ditangkap Sejak 8 Oktober  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robby, gitaris group musik Geisha beraksi saat konser musik di lapangan IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Jawa Timur, (6/10). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Robby, gitaris group musik Geisha beraksi saat konser musik di lapangan IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Jawa Timur, (6/10). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Roby Satria, gitaris band Geisha ternyata telah ditangkap polisi sejak Selasa, 8 Oktober 2013 lalu. Menurut manajer Geisha, Ofis, saat itu Geisha baru menyelesaikan tur dan Roby sedang akan masuk rumah kontrakan dengan beberapa temannya.

    "Jadi selesai tur, anak-anak Geisha berpisah pulang ke rumah kontrakannya masing-masing. Roby masih membawa koper dan masih di depan pagar, di dalam kontrakannya juga banyak teman-temannya. Lalu polisi datang memeriksa, jadi bukan tertangkap tangan seperti yang diberitakan," kata Ofis kepada Tempo, Sabtu 19 Oktober 2013.

    Roby bersama dua temannya saat ini berada di Polres Jakarta Pusat. Geisha sendiri berharap masalah ini bisa selesai, meski jadwal show Geisha tidak terganggu karena minus gitaris. "Sejak tanggal 8, kita pakai additional, jadi Geisha baik-baik saja," ujar Ofis.

    Meski Geisha saat ini sedang show di Manado dan jadwal show telah padat hingga tahun depan, personel Geisha lain berencana akan menjenguk Roby. Ofis mengatakan, Geisha berharap Roby bisa ikut serta ketika band asal Pekanbaru, Riau itu meluncurkan album terbaru.

    "Sebentar lagi Geisha akan keluarkan album, jadi berharap kuasa hukum kita bisa menyelesaikannya. Kita juga nunggu prosesnya di Polres cepat," kata Ofis.

    ALIA FATHIYAH

    Berita Lain
    Sidak Kantor Wali Kota Jaktim, Jokowi Naik Pitam
    Cerita Lucu Jokowi Selama Setahun Pimpin Jakarta
    Foto Bersama Bunda Putri Muncul, Gita: Tidak Kenal
    Ke Lereng Merapi, SBY Bawa Tas Isi Rp 1 Miliar
    Sutarman Bantah Tahu Soal Pengepungan KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.