Dua Lukisan Raden Saleh Selesai Direstorasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukisan berjudul

    Lukisan berjudul "Penangkapan Pangeran Dipanegara" karya Raden Saleh tahun 1857 pada pameran bertajuk Raden Saleh dan awal seni lukis Indonesia di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (4/6). TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Goethe Institut dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo menyerahkan dua lukisan karya Raden Saleh kepada pemerintah Indonesia  Dua lukisan ini telah selesai direstorasi setelah mengalami proses yang cukup panjang oleh restorator Jerman, Susanne Enhards.

    Dua lukisan Raden Saleh yang telah direstorasi adalah lukisan berjudul "Penangkapan Diponegoro" dan "Harimau Minum". Penyerahan lukisan secara simbolis dilaksanakan oleh Direktur Goethe Institut Franz Xaver Agustin kepada Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo Hashim Djojohadikusumo. Setelah itu, Hashim menyerahkan kepada Wahyuni Saptantinah, Kepala Biro Pengelolaan Istana, Sekretariat Negara.

    “Kami berterima kasih, proses restorasi selesai dengan proses birokrasi yang cukup singkat,” ujar Hashim memberikan sambutan atas penyerahan lukisan tersebut di kantor Arsari Group, Jumat, 27 September 2013. Yayasan ini berencana membantu restorasi lukisan Raden Saleh yang lain, juga menyelenggarakan pameran dan lokakarya proses restorasi.

    Xaver mengatakan restorasi tersebut merupakan bentuk kerja sama antara dua negara, Indonesia dan Jerman. Sebelumnya Goethe Institut telah membantu melakukan konservasi empat lukisan lain Raden Saleh dan menyelenggarakan pameran selama lebih dari dua minggu. “Antusiasme dari masyarakat Indonesia sungguh luar biasa,” ujar Xaver.

    Susanne juga menerangkan bagaimana proses restorasi yang makan waktu lebih dari dua bulan. Dia memperlihatkan foto lukisan sebelum dan setelah restorasi dilakukan. Hasilnya, lukisan Raden Saleh terlihat cemerlang dan warnanya menonjol.

    Hadir dalam penyerahan hasil restorasi tersebut Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Dipo Alam. Dipo berterima kasih kepada yayasan dan lembaga kebudayaan Jerman yang telah membantu pemerintah Indonesia, khususnya dalam bidang kebudayaan, untuk merestorasi karya agung seniman besar Indonesia ini. “Kami ingin belajar dari Goethe. Kami berterima kasih dan kami mengapresiasinya,” ujar Dipo.

    Dipo mengatakan perlu datang ke acara tersebut karena sangat menghargai karya Raden Saleh. Dia mengaku sejak era Presiden Abdurrahman Wahid telah melihat karya-karya Raden Saleh. Dia merasa khawatir dan takut dengan perawatan mahakarya tersebut.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.