Balinale Digelar tanpa Bantuan Dana Pemerintah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christine Hakim. ANTARA/Teresia May

    Christine Hakim. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris senior Christine Hakim mengaku dirinya kecewa atas dukungan yang kurang dari pemerintah untuk Balinale International Film Festival. "Saya prihatin enggak dapat dukungan di industri ini," katanya dalam konferensi pers di @america, Pacific Place, Jakarta, pada Kamis, 19 September 2013.

    Menurut pendiri festival film yang akan digelar di Bali itu, sebenarnya kegiatan ini bisa menjadi salah satu sumber devisa negara yang besar. "Dengan acara ini sebenarnya bisa menjadi salah satu sumber devisa negara yang besar," katanya.

    Menurut Christine, ajang Balinale ini bisa menjadi salah satu ajang yang sangat bagus untuk mempromosikan dunia perfilman Indonesia. Apalagi ajang yang rencananya digelar pada awal Oktober 2013 ini bertepatan dengan kehadiran para delegasi negara untuk acara Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Leaders Meeting, APEC CEO Summit, dan APEC Unthinkable Week di Bali.

    Namun ia tetap berusaha berpikir positif atas tingkah laku pemerintah itu. "Mungkin uang semua kementerian di Indonesia ini udah kesedot kali, ya, buat APEC. Makanya buat Balinale tidak ada lagi," ia berpendapat.

    Walau begitu, ia berharap beberapa menteri yang terkait pembangunan dapat lebih mengerti untuk memajukan dunia perfilman Indonesia. "Saya, sih, berharap Pak Gita (Menteri Perdagangan RI), Pak Hatta (Koordinator Bidang Perekonomian RI), dapat mempelajari kembali potensi industri film Indonesia," Christine berharap.

    Balinale International Film Festival yang ketujuh tahun ini menampilkan 60 film dari 20 negara berbeda. Jumlah ini bertambah dari tahun lalu yang hanya berjumlah 35 film dari 13 negara. Acara ini rencananya digelar di Kuta, Bali, pada 3-10 Oktober.

    Balinale International Film Festival diadakan untuk pertama kali pada 2007 oleh Bali Taksu Indonesia Foundation, yang didirikan Christine dan Deborah Gabinetti. Organisasi nonprofit dan non-pemerintah tersebut memiliki visi mengundang sineas dari luar negeri untuk memutar film mereka di Indonesia, sekaligus mengenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia.

    MITRA TARIGAN


    Topik Terhangat:
    Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Mobil Murah | Penembakan Polisi | Miss World | Info Haji

    Berita Terpopuler:
    Boediono: Jangan Hambat Orang Beli Mobil Murah
    Soal Ruhut Sitompul, PPP: Mau Jadi Komisi Kucing?
    Demokrat: Pernyataan Anas Sudutkan Demokrat
    Kepala Dinas Bandung Wajib Punya Akun Twitter
    Anggita Sari Bantah Menjebak Vanny
    `Dicerca` Nikita Mirzani, Zaskia Gotik Menangis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...