Alasan Rachmawati Keluar dari Film Soekarno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Ario Bayu (kanan) beradu akting bersama aktor Lukman Sardi saat syuting film

    Aktor Ario Bayu (kanan) beradu akting bersama aktor Lukman Sardi saat syuting film " Soekarno Indonesia Merdeka!" di Kebun Raya, Bogor (26/7). ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Kerja sama yang terjalin antara pihak Multivision dan Rachmawati Soekarnputri dalam film Soekarno Indonesia Merdeka resmi berakhir. Pada Juni 2013 lalu, pihak Rachmawati Soekarnoputri telah melayangkan surat pengunduran diri dalam kerja sama tersebut kepada Multivision.

    Ada beberapa alasan yang akhirnya membuat Rachmawati mundur dari pembuatan film mengenai ayahnya itu. Salah satu alasan kuatnya adalah karena pemilihan karakter yang tidak sesuai dengan keinginan Rachmawati Soekarnoputri.

    Rachmawati menginginkan Anjasmara yang memerankan tokoh Soekarno, namun Hanung, sutradara dalam film tersebut, memiliki alasan tersendiri hingga akhirnya memilih Ario Bayu. "Awalnya saya mau ada orang baru muncul yang mirip dengan Bung Karno. Sistem casting online dilakukan Haikal Kamil. Setelah tiga bulan, kami tdk temukan sosok Soekarno. Maka, kami lakukan screening dengan beberapa aktor, Reza Rahardian, Agus Kuncoro, Imam Wibowo, dan Anjasmara," kata Hanung saat ditemui di Multivision Tower, Jakarta, pada Rabu, 18 Agustus 2013.

    Dari screening, Hanung kembali memangkas nama-nama tadi, termasuk nama Anjasmara. "Anjas saya keluarkan dari casting karena saya pernah sutradarai Anjas sebagai Bung Karno dalam seri Pustaka Tokoh Bangsa Tahun 2004. Bukan tanpa alasan saya keluarkan Anjas, tapi karena saya pernah menyutradarainya, dan ingin sesuatu yang baru," ujar Hanung.

    Dari sana kemudian hadir tiga nama baru lagi, yaitu Darius, Agus Kuncoro, dan Ario Bayu. Setelah memikirkan beberapa aspek bahkan hingga detil tinggi badan, maka Hanung memilih Ario Bayu yang memerankan Soekarno di film garapannya itu.

    Sebelumnya, Hanung sempat mendandani aktor pilihannya dan mencoba membuat teaser. Hasilnya dikirim kepada Rachmawati, namun tidak ada respons. Rachmawati tetap menginginkan Anjasmara saja yang berperan sebagai Bung Karno.

    Tidak lama kemudian, Rachmawati secara legal mengirimkan surat pengunduran dirinya dalam kerja sama film tentang Soekarno. Pihak Multivision menyayangkan pengunduran diri itu, namun akhirnya setuju.

    Meski kerja sama telah berakhir, Rachmawati meminta kepada Multivision agar diberi kesempatan untuk memproduksi film sendiri. Rachmawati berencana menggarap film Soekarno dengan judul Hari Hari Terakhir Bung Karno.

    Meski kerja sama telah berakhir, film Soekarno yang diperankan oleh Ario Bayu akan tetap berjalan. Skenario film, pengambilan gambar, hingga perilisan film akan berjalan seperti yang telah direncanakan sebelumnya.

    NANDA HADIYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.