Smash Peduli Penggemar Tak Sempurna  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boyband Smash. TEMPO/Nurdiansah

    Boyband Smash. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup band Smash dipilih menjadi brand ambassador Ovaltine. Para personel, yakni Rangga, Bisma, Rafael, Ilham, Reza, dan Dicky, dilibatkan dalam aksi sosial menjadi inspirasi dari idola anak muda kepada para penggemar, Smashblast.

    Smash memberikan alat bantu dengar bagi 40 anak tunarungu kepada Yayasan Mekarsari Cibinong yang secara simbolis diberikan kepada Riskiawan, perwakilan anak tunarungu, di The Only One Club, FX Lifestyle X’nter, Jakarta, pada 12 September 2013.

    Menurut salah satu personel, Rangga, Smash ingin memberi inspirasi bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik untuk berjuang memberi karya terbaik.

    Smash juga akan menggelar konser mini untuk para penggemar setia pada November mendatang. “Kami pernah menggalang dana dan memberi santunan untuk penderita kanker,” kata Bisma.

    Penggemar Smash atau Smashblast ini tersebar di beberapa daerah, mulai dari provinsi Jawa Barat sampai Papua. "Bahkan ada yang di Jerman dan Belanda," kata Rangga, yang menyebutkan penghargaan Inbox Sebagai Boyband Pendatang Baru Paling Inbox pada 2011 didedikasikan untuk penggemarnya, Smashblash.

    Menurut Marketing Manager Ovaltine, Sharon Mandagi, banyak anak lahir dengan keterbatasan fisik, tidak bisa melihat dan mendengar suara emas Smash. “Ini memberi kami inspirasi agar mendukung langkah Smash mendekatkan diri dan mendukung anak-anak dengan keterbatasan fisik, mewujudkan mimpi mereka," ujarnya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler:

    Foto Mesra Dul dan Arin Beredar di Jejaring Sosial
    Makan Malam Tersulit Miss Haiti
    Jenguk Dul, Titi Rajo Bintang Bicara Kurt Cobain
    Kisah Badut McDonald's di Rumah Joko Pekik
    Ada Apa di Konser SNSD Hari Ini?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.