Minggu, 18 November 2018

Kethoprak Ki Ageng Suryomentaram Pentas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pimpinan redaksi, tokoh media massa, artis dan seniman beraksi di atas panggung ketoprak dengan lakon

    Para pimpinan redaksi, tokoh media massa, artis dan seniman beraksi di atas panggung ketoprak dengan lakon "Untung Suropati" di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (16/7). Sejumlah ungkapan yang menjurus ke Pilkada DKI kerap dilontarkan para pemain seperti, "Hati kotak-kotak", "Dua Putaran", "Surakarta",. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Koordinator Pelajar "Kawruh Jiwa" Yogyakarta, Prasetyo Atmosutidjo, mengatakan komunitasnya akan ikut mementaskan kethoprak yang mengisahkan kehidupan Ki Ageng Suryomentaram pada Sabtu malam, 7 September 2013. Hampir seratus pegiat terlibat dalam pementasan yang berlangsung di kawasan Dusun Balong, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon Bantul tersebut. "Pentas ini terselenggaran dengan pembiayaan swadaya dari warga Balong dan sekitarnya," kata Prasetyo pada Jumat, 6 September 2013.

    Pementasan ini, kata Prasetyo terinspirasi dengan pagelaran kethoprak ringkes yang pernah mengisahkan sepenggal cerita kehidupan Ki Ageng Suryomentaram di Taman Budaya Yogyakarta akhir 2012 lalu. Pegiat komunitasnya, yang sampai sekarang aktif menggali gagasan Ki Ageng Suryomentaram, kemudian berniat menggelar pementasan yang lebih banyak menceritakan kehidupannya.  

    Menurut dia pemikiran Suryomentaram hingga kini tetap memikat sebab membawa gagasan rasionalitas khas Jawa. Suryomentaram memiliki analisis tajam mengenai konsep kejiwaan yang digali secara otentik dari eksperimentasi perjalanan kehidupannya yang unik. "Banyak akademisi bidang psikologi yang masih aktif meneliti gagasan Suryomentaram," ujar dia.

    Suryomentaram memiliki profil sederhana. Pangeran Kraton Yogyakarta itu sempat minggat tanpa pamit dari keluarganya setelah permintaanya tidak memakai gelar priyayi ditolak oleh ayahnya, Sultan Hamengkubuwono VII. Dia lalu mengembara ke kawasan Kroya, Purworejo sambil bekerja serabutan sebagai pedagang batik pikulan, petani dan kuli. Ketika utusan Sultan HB VII menemukan keberadaannya di Kroya, Suryomentaram sedang bekerja sebagai penggali sumur. Ia memakai nama samaran Natadangsa dan Sadangsa. "Di tengah pengembaraan ini, idenya mengenai tema-tema kejiwaan berkembang."

    Suryomentaram juga terkenal dekat dengan para pendiri bangsa. Menurut Prasetyo gagasannya sering menjadi inspirasi pidato Bung Karno. Dia juga salah satu tokoh Yogyakarta yang aktif meminta Jepang membentuk PETA (Pembela Tanah Air) karena yakin ada kondisi politik mendukung Indonesia merdeka.

    ADDI MAWAHIBUN IDHOM
     

    Topik Terhangat

    Vonis Kasus Cebongan | Jokowi Capres? | Penerimaan CPNS | Suriah Mencekam

    Berita Terpopuler
    Abraham Samad: Rudi Rubiandini Orang Serakah
    Istri @benhan: Suami Diperlakukan Bak Perampok
    Zaskia Gotik Putuskan Pertunangan dengan Vicky
    Ahok: Tiada Ampun bagi Kopaja Ugal-ugalan
    Hukuman Serda Ucok: 11 Tahun Bui dan Dipecat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.