Hari Pertama THB, Sebagian Penumpang Bingung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengguna kereta Commuter Line saat berada di Stasiun Juanda, Jakarta, (19/08). PT Kereta Commuter Jabodetabek akan memberlakukan program Tiket Harian Berjaminan (THB) sebagai pengganti tiket single trip pada tanggal 22 Agustus. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Seorang pengguna kereta Commuter Line saat berada di Stasiun Juanda, Jakarta, (19/08). PT Kereta Commuter Jabodetabek akan memberlakukan program Tiket Harian Berjaminan (THB) sebagai pengganti tiket single trip pada tanggal 22 Agustus. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO , Jakarta:Kamis kemarin PT Kereta Commuter Jakarta mulai memberlakukan Tiket Harian Berjamin (THB) serentak di seluruh stasiun Jabodetabek. Di Stasiun Mangga Besar, Jakarta Barat, sejumlah penumpang commuter masih mengeluhkan mekanisme pembelian dan pengembalian uang jaminan Rp 5.000. Cara itu dirasa telalu ribet. Jumlah itu juga dinilai terlalu memberatkan penumpang.

    Seorang penumpang, Muhammad Romli, 55 tahun merasa tak mengetahui sosialisasi THB oleh pihak PT Kereta Commuter Jakarta. "Bingung saya dengan kartu jenis ini. Saat membeli tiket saya juga tidak mendapatkan keterangan yang jelas dengan beban jaminan Rp 5.000 dari petugas loket," tutur Romli sembari menunjukkan kartu THB.

    Ia hendak menukarkan Kartu THB dan mengambil uang jaminan. Ia mengatakan bahwa uang Rp 5.000 berguna untuk ongkos selanjutnya ke lokasi dagang. Sehingga ia merasa terbebani dengan uang jaminan sebesar Rp 5.000. "Apalagi saya jarang menggunakan jasa commuter dan uang pas-pasan," katanya.

    "Nanti setelah sampai di stasiun Depok, tiketnya mau saya kembalikan. Uang Rp 5.000-nya mau saya gunakan untuk naik angkutan lain," terangnya.

    Senada, Kurnia Sari, 36 tahun, mengatakan tidak terlalu masalah dengan nominal rupiah dalam sistem THB. Hanya saja, ia merasakan informasi sistem THB dari petugas loket tidak optimal. Di awal pembelian pun, ia sempat mengakui bingung terhadap sistem uang jaminan yang diberlakukan terhadap tiket THB. "Apa kartu THB ini harus ditukarkan pada hari ini atau seperti apa?"

    Dari pantauan Tempo, petugas loket memberikan pengumuman terkait sistem kartu THB kepada pengguna commuter. Namun, volume pada pengeras suara tersebut lirih. Walhasil, pengumuman tidak terdengar jelas. Beberapa penumpang commuter juga nampak sedikit penuh sesak mengantri silih berganti mendatangi loket untuk mengambil uang jaminan.

    Penjaga loket di Stasiun Mangga Besar, Suparman, mengatakan bahwa rata-rata pengguna kartu THB mengeluhkan uang jaminan sebesar Rp 5.000. "Ini lantaran tak semua penumpang mampu," kata dia. Selain itu, lanjutnya, sejumlah penumpang juga tidak akan menggunakan jasa commuter dalam waktu dekat. Sehingga sering mereka berbondong-bondong di depan loket melakukan refund setelah antre keluar dari gate.

    MUHAMMAD MUHYIDDIN


  • KRL
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.