Sophia Latjuba, Tutup Buku Pada Kisah Lama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sophia Latjuba memberikan keteranggan pers usai latihan jelang konser

    Sophia Latjuba memberikan keteranggan pers usai latihan jelang konser "kidung chrisye" di gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta, Senin (2/4). Sophia Latjuba dalam konser yang akan diselenggarakan 5 April 2012 mendatang membawakan 2 buah lagu yaitu Kangen dan Anggerak Bulan. TEMPO/ Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebelum memutuskan menjadi seorang produser, Sophia Latjuba sempat ingin menulis sebuah buku biografi. Ia ingin menuangkan pengalaman hidupnya ke dalam lembaran buku, agar dapat dibaca oleh banyak orang.

    Sayangnya keinginan tersebut harus tertunda dulu, lantaran ia sibuk mengurusi film terbarunya Adriana, sebagai seorang produser. “Sudah sempat beberapa kali bertemu dengan penulis Alberthiene Endah, tapi ternyata itu tidak mudah,” ujar Sophia.

    Sophia mengatakan membuat buku sangat melelahkan. Ia mengalaminya saat bertemu dengan Alberthiene Endah saat berkonsultasi dan menceritakan apa saja yang akan ditulisnya. “Itu melelahkan, karena emosional sifatnya. Kita menceritakan lagi cerita-cerita kita yang sudah lama,” ujarnya.

    Untuk menulis buku, Sophia mengaku harus berani mengingat lagi cerita-cerita yang pernah dialaminya. Baik cerita bahagia ataupun cerita sedih. Baginya hal tersebut seperti terapi jiwa untuk dirinya sendiri, karena ia harus bisa mengontrol emosi ketika harus menggali lagi cerita yang tak ingin ia ingat kembali.

    “Mengingat cerita yang lalu itu seperti membuka kembali laci-laci yang sudah saya tutup rapat,” ujarnya. Karena menyita banyak energi dan juga memerlukan keseriusan waktu, Sophia memutuskan untuk menunda penulisan buku biografinya tersebut.

    Kini ia berusaha untuk menjalani profesinya sebagai seorang produser. Ia sangat serius dengan penggarapan film perdananya, Adriana dan berhara filmnya bisa diterima dan dianggap sebagai salah satu film yang menarik. “Saat ini masih mau fokus di Adriana dulu, yang lain masih belum kepikiran,” ujarnya.

    NANDA HADIYANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.