Sophia Latjuba, Yakin Jodoh Segera Datang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sophia Latjuba memeluk putrinya, Eva Celia dalam acara syukuran jelang syuting perdana film

    Sophia Latjuba memeluk putrinya, Eva Celia dalam acara syukuran jelang syuting perdana film "Adriana" di Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Rabu (22/5). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta -Dua kali gagal membina rumah tangga, Sophia Latjuba jauhkan kata gagal dalam benaknya. Baginya kata gagal memiliki konotasi yang negative, dan ia tak ingin hal negative menggelayuti hari-harinya.

    “Gagal itu negative dan harus jauh-jauh,” kata ibu dua anak ini ditemui di Kantor Visi Lintas Film, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Jumat 2 Agustus 2013. Sophia menganggap apa yang dijalaninya saat ini sudah menjadi takdir, dan ia tak merasa beban dengan kondisinya sebagai orang tua tunggal.

    Selama ada anak-anak, Sophia mengaku hidupnya sudah lengkap. Yang penting bagi Sophia hubungannya baik-baik saja dengan dua mantan suaminya. Ia menganggap semua yang dialaminya hanyalah proses pembelajaran hidup sebagai manusia. “Saya anggap ini belajar,” ujarnya.

    Saat ini Sophia mengaku belum berencana untuk membina keluarga lagi. Ia juga tidak terburu-buru mencari jodoh, karena ia percaya dengan istilah soulmate. “Let it flow saja, lagi pula saya percaya dengan yang namanya soulmate. Siapapun itu, yang namanya soulmate pasti akan selalu ada,” kata perempuan yang lama tinggal di Amerika Serikat ini.

    Sophia juga tidak menyalahkan siapa-siapa dengan keadaannya sekarang. Buatnya sekarang, yang terpenting adalah kehidupan anak-anaknya.

    Sophia pertama kali menikah dengan Indra Lesmana dan dikaruniai seorang putri, Eva Celia. Pernikahannya dengan Indra kandas di tengah jalan. Kemudian Sophia menikah lagi dengan pria Amerika bernama Michael Villareal, dan dikaruniai seorang putri yang diberi nama Manuella. Kini Sophia kembali hidup sendiri dan ditemani oleh kedua buah hatinya.

    NANDA HADIYANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.