Lindsay Lohan dan Nolan Funk Cocok di Film Erotis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lindsay Lohan. (Chris Pizzello/AP)

    Lindsay Lohan. (Chris Pizzello/AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lindsay Lohan biasa dikenal sebagai aktris yang tidak profesional di lokasi syuting. Namun, Nolan Funk, aktor Kanada teman mainnya di film The Canyons, mengungkapkan pernyataan yang berbeda.

    Funk, yang juga penampil di Broadway dan penari ini, mengatakan dia bisa bekerja sama dengan Lohan. “Dia dapat menjadi teman yang sangat menyenangkan. Walaupun kami tidak banyak berada di satu layar, di adegan tertentu yang kami lakoni kami asyik-asyik saja,” ujar Funk seperti dilansir Female First, Sabtu, 3 Agustus 2013.

    Pria yang pernah main di film X 2 dan Hollow Man 2 ini bercerita mereka maksimal melakukan adegan dalam syuting bersama. Mereka berharap membuat chemistry nyata yang membuat  penonton senang.

    Menurut dia, Lohan memainkan peran seseorang yang banyak jeratan masalah, mungkin mirip dengan kisah hidupnya. Dan Lohan telah memberikan penampilan terbaiknya.

    Banyak kontroversi tentang Lohan. Apalagi ditambah kabar bergabungnya James Deen, bintang film porno, di film mereka. Meski begitu, Funk merasa bangga main dalam film tersebut. Ia tak sabar menunggu tanggapan orang-orang yang menontonnya.

    Di saat beradu akting dengan Lohan, Funk diketahui baru saja keluar dari panti rehabilitasi narkoba. Ia menjalani perawatan selama tiga bulan. Ia menganggap dia merasakan kehidupan yang sama seperti cerita di film tersebut.

    The Canyons merupakan sebuah film thriller erotis yang disutradarai oleh Paul Schrader. Film ini dibintangi oleh Lindsay Lohan, James Deen, Nolan Gerard Funk, Gust Van Sant, dan artis pendukung lainnya. Film ini dirilis pada 2 Agustus 2013 di Amerika Serikat.

    FEMALE FIRST | NANDA HADIYANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.