Natalie Portman Sutradari Film tentang Israel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Natalie Portman. REUTERS/Danny Moloshok

    Natalie Portman. REUTERS/Danny Moloshok

    TEMPO.CO , Inggris:Aktris Natalie Portman akan memulai proyek film di Israel September 2013. Portman yang berdarah Israel – Amerika ini akan menyutradarai film yang diadaptasi dari novel A Tale of Love and Darkness.

    Novel karya salah satu penulis ternama di Israel, Amos Oz, itu berkisah tentang kehidupan pribadi Amos. Karena kepopulerannya, novel tadi telah diterjemahkan dalam 28 bahasa dan terjual jutaan eksemplar di dunia.

    Secara garis besar, novel karya Amos Oz itu menceritakan kondisi kacau Jerusalem di masa akhir penguasaan Inggris. Kondisi itu dialami langsung oleh Amos yang masih kecil. Kisah berlanjut dengan pengalaman Amos remaja saat negara Israel mulai berdiri. Dalam film ini, Portman yang memiliki nama lahir Natalie Hershlag ini akan berperan sebagai ibu dari Amos Oz.

    Seperti dilansir dari Reuters, Amos Oz yang menulis skenario film mengharap Portman datang ke Israel pada September nanti untuk memulai pra produksi film. Amos mengatakan kisah hidupnya itu diharapkan akan mulai difilmkan pada Januari 2014.

    “Portman membaca novel A Tale of Love and Darkness dan memintaku untuk memperoleh hak membuat film adaptasi. Dia telah memintaku semenjak lima atau enam tahun lalu,” kata Amos Oz. “Saya setuju karena penghargaanku terhadap karyanya yang tinggi. Portman itu aktris yang luar biasa.”

    Portman masih belum membuat pernyataan kepada publik tentang proyek film tersebut. Aktris berusia 32 tahun itu memenangkan Oscar tahun 2011 sebagai Aktris Terbaik atas perannya dalm film Black Swan. Portman memerankan seorang balerina hasil karya drama serpihak psikologi Darren Aronofsky. Film Ellen Page merupakan debut pertama Portman dalam dunia sutradara. Sementara film Miss Stevans yang dibintangi Anna Faris sebagai guru SMA, akan disutradarai Portman tahun depan.

    THE GUARDIAN | NURUL MAHMUDAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.