Ario Bayu: Orang Jepang seperti Orang Jawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Ario Bayu (kanan) beradu akting bersama aktor Lukman Sardi saat syuting film

    Aktor Ario Bayu (kanan) beradu akting bersama aktor Lukman Sardi saat syuting film " Soekarno Indonesia Merdeka!" di Kebun Raya, Bogor (26/7). ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor kondang Ario Bayu mengaku kagum pada kultur dan kebiasaan di Negeri Sakura, Jepang. Sejak bermain dalam film berlatar belakang Jepang, Ario Bayu merasa lebih dekat dengan Jepang.

    "Waktu syuting film La Tahzan, saya menetap di Jepang selama 12 hari," kata Ario Bayu ketika ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta, Senin, 29 Juli 2013.

    Menurut Ario Bayu, orang Jepang sangat individual, namun tetap ramah pada turis asing. "Bisa dibilang mereka hampir sama sopannya dengan orang Jawa. Kalau ada foreigner, mereka ramah," ujar Ario yang memerankan Hasan dalam film La Tahzan ini.

    Kultur macam itu membuat Bayu menyukai Jepang dan menikmati masa kerjanya di sana. "Kalau setiap individu saling menghormati di satu negara, negara itu jadi kuat," ia menambahkan.

    Upaya Bayu mempelajari karakter orang Jepang terbantu oleh temannya yang memiliki kafe di sana. "Kebetulan ada teman yang punya kafe di sana. Kita nongkrong di sana, mencoba mengetahui kultur mereka juga," ujarnya.

    Ario Bayu bermain dalam film La Tahzan sebagai Hasan. Hasan terlilit utang dan harus terbang ke Jepang mencari pekerjaan yang lebih layak. Sayang, harapan memperbaiki kehidupan di Jepang tak semanis yang diimpikan.

    Ario Bayu bermain dalam film La Tahzan bersama Joe Taslim dan Atiqah Hasiholan. Film yang terinspirasi dari sebuah buku berjudul sama ini akan segera dirilis pada awal Agustus 2013.

    NANDA HADIYANTI



    Topik Terpanas:
    Ahok vs Lulung
    | Anggita Sari | Bisnis Yusuf Mansur | Kursi Panas Kapolri | Daging Impor

    Berita Terpopuler:
    Ahok-Lulung Berseteru, Ini Kata Kemendagri

    Joe Taslim Pindah Agama Demi Cinta

    Bang Ucu: PKL Bongkar Sendiri atau Saya Bakar

    SBY ke Lumajang, Dukun Semeru Dikerahkan

    Ahok: Jewer Saja, Kuping Saya Sudah Panjang, Kok!

    Briptu Rani Syok Dipecat dari Kepolisian


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.