Usman Hamid, Nge-jam Sampai Sahur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Usman Hamid. TEMPO/ Amston Probel

    Usman Hamid. TEMPO/ Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta -"Nge-band" adalah pilihan Usman Hamid, 37 tahun, untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadan. Tentu itu dia lakukan saat masa remaja dulu. "Mulai bubar tarawih, gue langsung nge-band, Bro," ujarnya kepada Tempo.

    Ada empat sobatnya untuk nge-jam di studio yang kebetulan berada di rumahnya di Jelambar, Jakarta Barat. Mereka sepakat menamai kelompoknya dengan sebutan "The Black Stones". Arti religiusnya, kata dia, "Batu Hajar Aswad". Semua tahu, ini batu hitam di salah satu sudut Ka’bah yang berusaha dicium setiap anggota jemaah haji atau umrah.

    Di studio, bukan lagu-lagu gambus yang mereka mainkan, melainkan komposisi milik Sex Pistols dan The Rolling Stones. "Kami main sampai sahur," ujarnya tertawa.

    Yang lucu, studio itu satu lantai dengan pengajian majelis taklim ibunya. Kalau berisiknya sudah kelewatan, ibunya akan mengetuk-ngetuk tangga besi yang berada di dekat studio band-nya itu. "Kalau sudah gitu, ganti deh lagunya yang agak nge-blues. Beres," ujarnya.

    HERU TRIYONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.