Film The Wolverine, Ketika Mutan Bertemu Ninja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • film Wolverine. collider.com

    film Wolverine. collider.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Logan (The Wolverine--Huge Jackman) mengasingkan dirinya ke dalam hutan di Kanada. Ia mengalami krisis identitas pasca kehilangan kekasihnya Jane (Famke Janssen) yang terpaksa harus ia bunuh. Logan menarik dirinya dari keramaian karena ia menyesali kematian Jane. Namun upayanya tidak berhasil, Logan masih terus dikejar mimpi buruk hampir sepanjang malam.

    Setelah mengakhiri penderitaan seekor beruang Grizzly yang terkena perangkap pemburu, menghantarkan Logan bertemu dengan Yukio (Rila Fukushima), seorang perempuan Jepang berambut merah, yang juga seorang mutan yang dapat membaca masa depan. Pertemuan tersebut membuat dirinya harus pergi ke Tokyo menemui Yashida, seorang prajurit Jepang yang hidupnya sempat ia selamatkan saat Perang Dunia II. Setelah itu, Yashida ternyata menjadi seorang pebisnis yang menguasai banyak perusahaan besar di Jepang, termasuk di Asia.

    Yukio meminta Logan untuk pergi ke Tokyo, karena Yashida dalam kondisi sekarat dan ingin menyampaikan perpisahan. Namun, salam perpisahan seperti apa yang sebenarnya diinginkan Yashida? Sehingga kedatangan Logan ke Tokyo membuat dirinya menjadi pengawal bagi keselamatan Mariko (Tao Okamoto), cucunya Yashida dari kejaran yakuza, suruhan Shingen Yashida (Hiroyuki Shanada). Belum lagi Logan kehilangan separuh kekuatannya, ia pun harus berhadapan dengan para ninja samurai.

    The Wolverine (2013) menawarkan hal yang lain dibanding film sebelumnya. Suasana Jepang memenuhi layar nyaris 80 persen. Untuk pertama kalinya, seorang mutan bertarung dengan sebuah robot yang begitu luwes, dan bergerak sempurna seolah tahu siapa yang harus ia lawan. Pada saat inilah Logan untuk pertama kalinya melawan dengan pedang. Selain itu, Wolverine pun dihadapkan dengan segerombolan yakuza dan sekelompok ninja. Ini menjadi pertarungan ala Jepang dengan aksi yang cukup memikat. Selain itu, juga suasana Jepang yang menjadi latar banyak aksi pertarungan.

    Sayangnya, dari sisi cerita tidak terdapat hal yang cukup menarik, apalagi ini tentang Wolverine atau Logan. Dalam film The Wolverine kali ini, sisi manusia Logan memang cenderung muncul, terutama saat ia kehilangan kemampuan untuk dapat menyembuhkan luka dengan cepat. Terlihat bagaimana ia terlihat putus asa, namun mencoba untuk berupaya melakukan apa yang masih bisa ia lakukan.

    Wolverine juga menyelipkan kisah seperti dalam dongeng. Terlihat di adegan misi penyelamatan yang dilakukan Logan mendatangi bangunan milik Yashida, yang dijadikan semacam laboratorium pribadi, untuk menyelamatkan Mariko. Seperti seorang pangeran yang menyelamatkan putri di atas menara tinggi, mengingatkan dengan film Shrek yang berupaya menyelamatkan Fiona, atau seorang pangeran yang menemukan Rapunzel.

    The Wolverine (2013) yang disutradarai oleh James Mangold ini lebih terlihat sebagai lanjutan The Last Stand (2006), dibandingkan sebagai kelanjutan dari X-Men Origins: Wolverine (2009), yang disutradari oleh Gavin Hood, juga berfokus pada kisahnya Wolverine. Pada The Wolverine (2013) Mangold mengembangkan kisah bagaimana kondisi kejiwaan Wolverine setelah segala yang terjadi pada The Last Stand. Segala sisi traumatik serta krisis yang dirasakan Logan diramu secara apik. Berbagai alasan dimunculkan untuk memberi penegasan atau jawaban dari pertanyaan yang bisa saja muncul sepanjang cerita berjalan.

    Belum lagi pada pertengahan credit title, akan ada sedikit kejutan bagi para penggemar X-Men yang mungkin merindukan bagaimana Wolverine kembali beraksi bersama timnya dalam X-Men: Days of The Future Past yang sedang di produksi sebagai kelanjutan dari X-Men: The First Class yang memperjelas cerita antar Profesor X dengan Magneto.

    The Wolverine:

    Sutradara: James Mangold

    Produser: Hugh Jackman, John Palermo, Hutch Parker, Lauren Shuler Donner

    Pemain: Hugh Jackman, Tao Okamoto, Will Yun Lee, Hiroyuki Sanada, Svetlana Khodhencka

    AISHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.