Alicia Keys Akan Konser di Jakarta Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chief Java Musikindo Adrie Subono (kiri) bersama Senior Brand Manager Magnum Riri Odang menggelar konfrensi pers konser Alicia Keys di Jakarta (26/7).  ANTARA/Teresia May

    Chief Java Musikindo Adrie Subono (kiri) bersama Senior Brand Manager Magnum Riri Odang menggelar konfrensi pers konser Alicia Keys di Jakarta (26/7). ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta--Penyanyi R&B asal Amerika, Alicia Keys akan menggelar konser bertajuk 'Alicia Keys Set The World on Fire Tour' di Jakarta, 29 November 2013.

    Konser ini akan berlangsung dengan konsep disco. "Dia (Keys) minta tiga lampu LED besar dan dia juga akan bawa dancer, jadi akan berirama disco," papar Adrie Subono, promotor Java Musikindo di Magnum Cafe, Grand Indonesia, Jumat 26 Juli 2013.

    Tampilnya Alicia Keys di Jakarta ini seakan menjadi 'dendam', Adrie karena konser yang sempat direncanakan pada 2004 gagal terselenggara.  "Agak-agak dendam dikit, sekitar 2004 kita pernah kontrak dan jual tiket dia, tapi tiba-tiba batal karena bom, nah sekarang kebetulan dia bikin album baru, saya ke sana, bicara di sana, saya lihat di twitter responnya positif sekali, walau masih 4 bulan lagi, kita segera jual tiketnya," papar Adrie.

    Rencananya promotor menyediakan 6000 buah tiket untuk dua kategori yaitu festival dan tribun. Kisaran harga tiket yang dijual di mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta. Pembelian tiket presale seharga Rp 800 ribu tersedia untuk kelas festival.

    Pemesanan tiket presale hanya dapat dilakukan secara online di laman resmi web Java Musikindo mulai tanggal 27 Juli 2013 pukul 10.00 WIB.

    AISHA


    Baca juga:

    Asmara Anggita Sari & Terpidana Freddy Budiman

    Ini Menu Wajib Anggita Sari Saat Kunjungi Freddy

    Anggita Sari Berteman dengan Vitalia dan Fathanah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.