Siklus Terbalik Tya Ariestya di Ramadan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tya Ariestya. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Tya Ariestya. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta--Menerima tawaran sebagai presenter salah satu program sahur, membuat Tya Aristya harus mau mengorbankan waktunya untuk beristirahat secara normal. Mantan gadis sampul ini pun rela siklus aktivitasnya jadi terbalik.

    Walaupun ia harus bekerja tengah malam hingga subuh, Tya mengakui bahwa dirinya tidak merasa capek. "Ini pengalaman keduaku jadi presenter acara sahur," ungkapnya.

    Tya merasakan acara yang dipandunya memberikan banyak hal bermanfaat baginya. Selain itu keberadaan Abdel dan Rina sebagai partnernya memandu acara semakin membuat dirinya bisa terus terjaga. "Di backstage Sama A Abdel dan teh Rina kita selalu ketawa, 3.5 jam ngisi nggak kerasa. Gak pernah ada ngantuk-ngantuknya, gak ada capek-capeknya, rame banget," ujar mantan atlit taekwondo ini.

    Walaupun pada akhirnya Tya harus pulang setelah subuh dirinya masih bisa menjalani ibadah puasa dengan baik. "Sedikit kebalik-balik ya jadinya hidup aku, tapi nggak terganggu sih. Jam setengah enam biasanya baru sampai rumah, cuci muka, langsung tidur. Biasanya bangun-bangun jam satu Karena waktu kerja aku tebalik jadi jam tidur aku terbalik juga," ungkapnya ambil tertawa.

    Hal tersebut membuat dirinya jadi tidak begitu merasakan lelahnya berpuasa. Selain itu Tya mengaku karena ia mengisi acara sahur kegiatan shalat subuhnya pun tidak pernah terlewat. "Yang pasti subuh nggak ketinggalan soalnya subuh belum tidur."

    AISHA


    Baca juga:

    Asmara Anggita Sari & Terpidana Freddy Budiman

    Ini Menu Wajib Anggita Sari Saat Kunjungi Freddy

    Anggita Sari Berteman dengan Vitalia dan Fathanah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.