Kelahiran 'Royal Baby' Dorong Perekonomian Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para wartawan menunggu kelahiran bayi kerajaan Inggris, anak dari pasangan Pangeran Williams dan Kate Middleton, di seberang rumah sakit St. Mary's, London, (19/7). AP/Lefteris Pitarakis

    Para wartawan menunggu kelahiran bayi kerajaan Inggris, anak dari pasangan Pangeran Williams dan Kate Middleton, di seberang rumah sakit St. Mary's, London, (19/7). AP/Lefteris Pitarakis

    TEMPO.CO, London - Kelahiran royal baby alias bayi kerajaan, anak pasangan Pangeran William dan Kate Middleton, diyakini bakal menjadi suntikan segar bagi pertumbuhan ekonomi Inggris. Ini disebabkan faktor "perasaan senang" yang akan menyapu masyarakat Inggris. Demikian diungkapkan seorang ahli ekonomi, seperti dikutip situs Daily Mail edisi 22 Juli 2013.

    Howard Archer, ekonom dari City University of London, mengatakan dampak dari pertumbuhan ini akan sangat positif. "Kelahiran bayi kerajaan kemungkinan menyebabkan perekonomian positif," ujar dia.

    Saat ini perekonomian Inggris menunjukkan pertumbuhan sekitar 0,6 persen pada April-Juni 2013, atau naik dari prediksi semula yang hanya 0,3 persen pada tiga bulan pertama tahun ini. Kelahiran pewaris takhta Kerajaan Inggris ini tampaknya mendorong perbaikan mood nasional.

    Dukungan ekonomi yang paling besar diperkirakan akan datang dari penjualan suvenir dan kenang-kenangan, sementara para bandar judi bertaruh mengenai nama sang bayi.

    Ketika beredar kabar bahwa Kate--alias Duchess of Cambridge--sedang dalam persalinan, banyak orang pergi ke tempat-tempat perjudian. Salah satu toko judi PaddyPower mendapatkan sekitar 390 ribu pound sterling pada taruhan tiga jam pertama setelah kabar itu muncul.

    Sedangkan tempat judi lain, Coral, menyatakan dalam sejarah perusahaannya, kelahiran bayi kerajaan adalah event pertaruhan terbesar non-olahraga. Semua aspek dipertaruhkan, termasuk warna rambut dan berat tubuh bayi.

    Para pedagang retail juga berharap kehadiran bayi lelaki ini bisa mendukung perekonomian di High Street selama Juli ini. Sebab, toko-toko itu menyediakan sampanye dan memorabilia untuk merayakan hal tersebut. Menurut Center for Retail Research, kelahiran calon raja Inggris ini diharapkan memberikan dampak ekonomi sebesar 240 juta pound sterling.

    DAILY MAIL | ARBA'IYAH SATRIANI

    Berita Lainnya
    Syamsir Alam Girang Dipanggil ke Timnas Indonesia
    Inilah Skuad Indonesia Lawan Chelsea
    Kembali Panggil Hamka Hamzah, Ini Alasan RD
    Zaha Masih Canggung di MU
    Jaga Kesinambungan, RD Tak Rombak Lini Belakang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto