Denada Masih Andalkan Mama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denada Tambunan dan Emilia Contessa. Istimewa

    Denada Tambunan dan Emilia Contessa. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Denada Tambunan, 35 tahun, masih suka meminta tolong ibunya, Emilia Contessa, dalam hal mengurus anak. Padahal, dia sudah membekali diri dengan buku tentang bayi, bertanya ke sana atau ke sini, kontak dokter bayi, atau mencari informasi dari Internet.

    “Pengalaman baru pertama punya anak,” kata ibu dari Shakira Aurum, 7 bulan, ini mengenai alasannya kerap bertanya soal bayi kepada Emilia pada acara "Hikmah Puasa Berbagi Momen dengan Orang Tua", di Grand Indonesia, pada 21 Juli 2013.

    Pertanyaan Denada mengalir terutama mengenai penanganan anak di kala sakit. Dia pun menceritakan pengalamannya ketika sang anak sakit. “Pernah waktu itu Shakira enggak bisa pup (buang air besar),“ kata dia.

    Sebaliknya, Emilia mengaku sangat sayang kepada cucu keempatnya itu. Menurut Emil, putri dari anak perempuannya itu paling ditunggu-tunggu. “Saya selalu minta dikirimkan foto Shakira terbaru," kata Emilia yang pernah menjadi calon Wakil Bupati Banyuwangi periode 2010–2015 ini. "Macam-macam, ada yang lagi mandi.” 

    Emilia memang sekarang tinggal di Bayuwangi. Namun, hubungan jarak-jauh ibu-anak dan cucu ini tetap berlangsung. Bahkan, Emilia tak merasa kehilangan masa indah perkembangan cucunya itu. Dia tetap bisa melampiaskan rasa kangen pada Shakira, terutama saat Denada dan suaminya, Jerry Aurum, berada di luar kota. Saat itu, mereka biasa minta bantuan Emilia menjaga anaknya.

    Sang nenek jelas senang hati datang ke Jakarta. "Lebaran nanti, anak, cucu, dan besan sudah berencana mau Lebaran di Banyuwangi," kata Emilia tersenyum.

    Pernahkah mereka berselisih paham? Denada mengenang, "Kalau saya nakal waktu itu, cuekin omongan Mama, Mama pasti bilang nanti kalau kamu jadi ibu pasti akan merasakan apa yang Mama alami," kata Denada.

    EVIETA FADJAR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.