David Noah Pernah Jadi Korban Malpraktek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para personel grup musik Noah, dari kiri,David, Lukman, Ariel, Reza dan Uki. TEMPO/Iqbal lubis

    Para personel grup musik Noah, dari kiri,David, Lukman, Ariel, Reza dan Uki. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta--– David Noah pernah menjadi korban malpraktik saat menjalani operasi batu empedu pada Juni 2011 di RSHS, Bandung. Pasca operasi itu kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya pada November 2012, David menjalani operasi di Singapura. Atas dugaan malpraktek itu, David melayangkan somasi kepada pihak rumah sakit. Kini, sengketa antara David dan pihak doktor dari rumah sakit yang bersangkutan telah usai.

    “Sekarang sudah ada penyelesaian antara saya dan pihak dokternya tapi lebih ke permintaan maaf” kata David pada Senin petang, 15 Juli 2013 di Tanah Kusir, Jakarta. Pianis Noah ini menjelaskan bahwa ia tak menuntut ganti rugi materi atas malpraktek yang dialainya. David memilih penyelesaian dengan mencari tahu detail penyebab malpraktek itu sehingga tak terulang ke pasien lain.

    “Buat saya kalau ganti rugi material saja lalu bikin salah lagi percuma juga, harus ada pembelajaran yang mendasar karena itu menyangkut nyawa orang” jelas pria yang baru saja berualng tahun ke 32 pada 11 Juli 2013 silam.

    Dengan pola penyelesaian damai tersebut, pihak David menuntut komitmen dari rumah sakit agar tak mengulang malpraktek itu. Kini kondisi kesehatan David mulai membaik. Ia tetap aktif tur ke berbagai kota untuk mempromosikan album Noah Seperti Seharusnya. Tak hanya itu, David yang menciptakan lagu hit Separuh Aku ini terlibat penuh pada pembuatan video klip dan film Noah.

    NURUL MAHMUDAH



    Terhangat:

    Hambalang  | Bursa Capres 2014 | Liverpool di GBK


    Baca juga:

    Dahlan Iskan Minta Investasi Yusuf Mansur Ditutup

    Sutradara Despicable Me Ternyata Anak N.H. Dini

    Yusuf Mansur Bantah Investasi Miliaran di Mekah

    Jokowi: Nama Saya Siapa? Anak Kecil: Sukowi!


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.