Metallica Tak Menuntut Pelayanan Sekelas Diva

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Metallica. Hype.my

    Metallica. Hype.my

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski baru pertama kali menggelar konser skala besar, Black Rock Entertainment optimistis akan menghibur banyak pihak. Black Rock adalah promotor yang mendatangkan Metallica,grup musik cadas asal Amerika Serikat. 

    "We have passion with music. Kami selalu punya creative ide, dan selalu mencoba mengembangkan musik," kata Prilly mewakili pihak Black Rock ketika ditemui Tempo di kantornya, Sabtu 13 Juli 2013.

    Pihak promotor mengatakan, meski bekerja dengan band yang sudah sangat besar sekelas Metallica, sangatlah mudah. "Mereka sudah comfortable dengan Indonesia, mereka lihat belakangan sudah banyak konser di sini. Jadi mereka rasa aman dan mereka juga pastinya punya riset pasar sendiri," ujar Prilly menambahkan.

    Meski pihak promotor telah membantu menyiapkan, namun Metallica tetap membawa peralatan berupa sound system dan detail staging sendiri, dengan total 10 kontainer, seberat 60 ton.

    Tak hanya di panggung, urusan di luar panggung pun Metallica band yang sangat simpel. Untuk akomodasi mereka tidak rewel. Pemilihan tempat tinggal selama di Jakarta pun tidak berlebihan. "Mereka enggak minta yang diva gimana gitu," katanya.

    Kini persiapan terus berlangsung, termasuk penjualan tiket. Prilly berharap semua berjalan lancar. Konser ini menjadi konser impian Krisna Raditya, suaminya yang juga orang di balik Black Rock. Krisna fans Metallica yang benar-benar hafal semua lagu Metalica. Kesuksesan konser ini, kata Prilly, akan membuat impian suaminya menjadi nyata.

    NANDA HADIYANTI

    Berita Lain:
    Harga Tiket Konser Metallica Mulai Rp 400 Ribu

    Konser Metallica, Jokowi Mau Headbanging?

    Persiapan Konser Metallica Berjalan 80 Persen

    Cory Monteith Tewas, Lea Michele Histeris

    Buku Pelajaran Porno Ditemukan Lagi di NTT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.