Hamil Muda, Istri Indra Bekti Ngidam ke Pegunungan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis dan Presenter Indra Bekti (kanan) bersama Istrinya Aldilla Jelita. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Artis dan Presenter Indra Bekti (kanan) bersama Istrinya Aldilla Jelita. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Adilla Jelita, istri Indra Bekti dikabarkan sedang kembali mengandung. Usia kandungan yang masih terhitung muda tersebut membuat sang istri lebih emosional. Selain itu Dilla sudah meminta sesuatu untuk dipenuhi suaminya tersebut. Hal tersebut dipaparkan Indra Bekti saat ditemui beberapa waktu lalu di FX Senayan, Jakarta Selatan.

    Indra dan Dilla mengungkapkan bahwa kehamilan kedua ini terbilang cukup ringkih. Dilla sering merasa mudah sakit dan pusing, hal itu bisa menjadi salah satu penyebab mengapa Dilla lebih emosional. Bicara tentang keinginan yang dipenuhi Dilla selalu ingin makan makanan kampung seperti sayur bening dan ikan asin. Selain itu Dilla pun punya keinginan lain yang belum dipenuhi oleh Indra.

    “Dia minta ke aku liburan, pengennya liburan ke tempat yang adem. Kayak di pegunungan, dia pengen liat salju juga,” kata Indra.

    Melihat kondisi sang istri yang mudah sakit dan usia kandungan yang masih muda, Indra belum memutuskan kapan mereka akan memenuhi keinginan istri yang dinikahinya pada 10 Oktober 2010 tersebut. Ada rencana setelah melahirkan saja, tapi Dilla terlihat ngotot ingin segera berlibur dan mengungkapkan alasan jika itu masih terlalu lama. Untuk membela diri Dilla pun mengungkapkan bahwa dokter tidak melarang dirinya.

    “Udah boleh jalan-jalan kok sama dokter dalam usia kandungan kecil.”

    AISHA
    Baca berita terpopuler
    Yenny Rachman Aktif Kegiatan Sosial

    Melanie Subono Ikut Kejuaraan World Music Contest

    Henry Cavill dan Kaley Cuoco Putus 

    Siti Badriah Sempat Alami Sakit Payudara

    Keamanan Hal Terpenting untuk Konser Metallica


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.