Sam Mendes Kembali Sutradarai Film James Bond

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menurut sebuah sumber, film James Bond terbaru akan menghabiskan dana sebesar Rp 1,4 triliun dan akan disutradarai oleh Sam Mendes. Mendes pernah menyutradarai Javier Bardem, suami Penelope Cruz, dalam film 007 terakhir, 'Skyfall'. AP

    Menurut sebuah sumber, film James Bond terbaru akan menghabiskan dana sebesar Rp 1,4 triliun dan akan disutradarai oleh Sam Mendes. Mendes pernah menyutradarai Javier Bardem, suami Penelope Cruz, dalam film 007 terakhir, 'Skyfall'. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara film Skyfall yang laris, Sam Mendes, kembali dipercaya menggarap film James Bond berikutnya. Sony Pictures dan MGM mengumumkan bahwa ia akan mengarahkan Daniel Craig untuk film Bond ke-24.

    Situs The Verge menulis Mendes sebenarnya menolak kembali ke kursi sutradara, karena ia memiliki jadwal yang padat. Tapi studio Sony dan MGM memberikan waktu yang longgar pada Mendes hingga 2015. Film ini pun akan diputar di bioskop Amerika pada 6 November 2015. Mendes akhirnya menerima tawaran itu.

    Mendes menjadi sutradara kedua setelah Martin Campbell yang mendapat kepercayaan melanjutkan penggarapan film klasik tentang agen rahasia Inggris itu. Campbell menyutradarai Golden Eye yang dibintangi Pierce Brosnan dan kemudian diikuti Casino Royale yang dibintangi Daniel Craig.

    Skyfall dipuji sebagai film thriller dengan visual yang cantik. Mendes sebelumnya juga dipuji mampu mencetak hits lewat film American Beauty yang meraih Oscar sebagai film terbaik dan Revolutionary Road.

    Belum jelas kapan syuting film Bond yang baru akan dimulai. Begitu pula dengan jalan cerita dan judul film. Tapi yang jelas, Mendes mengatakan, film Bond ke-24 nanti akan "ditulis oleh penulis skenario yang sama, sutradara yang sama, dan James Bond yang sama."

    The Verge | YR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.