Indra Bekti Ingin Dua Anak Saja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indra Bekti bersama istinya Aldila Jelita dan anaknya Davina Sahira Indra Bekti saat konferensi pers di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta, Kamis (24/5). Adila Jelita melahirkan anak pertamanya pada 23 Mei 2012 pukul 15.25 dengan jenis kelamin perempuan, berat 2930 gram dan panjang 48,5 cm secara normal di Rumah Sakit Brawijaya. TEMPO/Agung Pambudhy

    Indra Bekti bersama istinya Aldila Jelita dan anaknya Davina Sahira Indra Bekti saat konferensi pers di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta, Kamis (24/5). Adila Jelita melahirkan anak pertamanya pada 23 Mei 2012 pukul 15.25 dengan jenis kelamin perempuan, berat 2930 gram dan panjang 48,5 cm secara normal di Rumah Sakit Brawijaya. TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta -Pasangan Indra Bekti dan Aldilla Jelita mengaku tidak menunda untuk kembali memiliki anak. Setelah melihat usia dan perkembangan putri pertamanya Dafania Sahira Indrabekti, mereka mengaku tidak terlalu lama memikirkan kapan menambah anak lagi.

    “Jadi jangan terlalu lama membesarkan anak juga,” kata pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1977 ini. Indra merasa sudah cukup berumur.

    Keinginan mereka rupanya terpenuhi. Kini Dilla sedang mengandung lagi. Usia kandungan yang baru berusia 3 minggu tersebut baru diketahui Indra ketika akan berangkat ke Jepang. “Iya, saya juga baru tahunya waktu mau berangkat ke Jepang. Dikasih hadiah, test pack, ada dua garis,” papar Indra di FX Senayan, Selasa, 2 Juli 2013.

    Indra menginginkan anak keduanya laki-laki. Demi keinginannya itu, pasangan ini sampai harus mengikuti program mengupayakan kehamilan bayi laki-laki. “Kami sempet ikut program. Dikasih suntikan biar tingkat keasaman rahim meningkat," kata Indra. "Biar kromosom cewek kalah dan kromosom cowok yang banyak masuk ke telur Dilla, eh malah gak berhasil. Setelah gak ikut program ini malah alhamdulillah hamil lagi.”

    Indra dan Dilla tidak ingin memiliki anak dalam jumlah banyak. Keduanya berpendapat cukup dua anak saja. “Ikut program dua anak cukup,” Dilla menambahkan.

    AISHA

    Topik Terhangat:
    Tarif Progresif KRL
    | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap | PKS Didepak? | Puncak HUT Jakarta

    Berita Terpopuler:
    3 Insiden Memalukan Saat SBY di Akademi TNI

    SBY Minta Video Wonderful Indonesia Distop

    Beli Mobil, Ini Daftar Yang Wajib Dicek


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?