Sujiwo Tejo Mau Jadi Menteri Pemberdayaan Pria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Budayawan Sujiwo Tejo. ANTARA FOTO/Regina Safri

    Budayawan Sujiwo Tejo. ANTARA FOTO/Regina Safri

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Apa yang dilakukan Sujiwo Tejo jika ditunjuk menjadi menteri? "Aku mau jadi menteri pemberdayaan laki-laki," katanya cepat.

    Jawaban itu dilontarkan budayawan pemilik nama asli Agus Hadi Sujiwo itu dalam bedah bukunya yang berjudul `Lupa Endonesa` di gedung Heritage de Javasche Bank Yogyakarta, Senin 1 Juli 2013.

    Datang dengan mengenakan busana khasnya, bersarung dan topi laken mirip koboi, lelaki kelahiran 1962 itu mengenakan kemeja putih dengan rangkap hitam. Di sesi tanya jawab, seorang peserta berdiri dan bertanya padanya soal jabatan menteri.

    Jawaban jenaka Tejo itu mengundang gelak tawa peserta diskusi. Apalagi ada Butet Kartaredjasa sebagai penanggap dan Den Baguse Ngarso sebagai moderatornya. Tak pelak lagi, diskusi pun berlangsung ganyeng dan penuh banyolan.

    "Aku serius," kata Tejo, seolah ingin mempertegas keinginan menjadi menteri pemberdayaan laki-laki.

    Kalau benar ada Kementerian Pemberdayaan Laki-laki, dimana kantornya? "Berseberangan dengan kantor Menteri Pemberdayaan Perempuan," kata Tejo lagi.

    Buku `Lupa Endonesa` ini merupakan kumpulan tulisan Tejo di media massa. Dalam salah satu tulisan, berjudul "Dicari, Menteri Pemberdayaan Laki-Laki", Tejo menulis kantor Kementerian Pemberdayaan Laki-Laki akan dibangun di seberang kantor Menteri Pemberdayaan Perempuan.

    Tejo juga sadar, bagi kelompok feminis, ucapannya ini tak tepat. "(Mereka) lihat aku (seperti) setan," kata dia, melirik ke Butet. "Tapi saya yakin dia juga sepaham." Butet yang duduk di sebelah kiri Tejo, hanya tersenyum.

    Menurut Tejo, masyarakat saat ini cenderung berlebihan dalam merespon setiap persoalan. Ia menyebutnya sebagai masa puber masyarakat.

    ANANG ZAKARIA



    Topik Terhangat
    Tarif Progresif KRL
     |Bursa Capres 2014 |Ribut Kabut AsapPKS Didepak?

    Berita terpopuler: 
    Cara Kepolisian Tutupi Kasus Upaya Suap Anggotanya
    Petinggi Polisi Minta Kasus Suap Tidak Bocor 
    Luthfi Hasan Tuding KPK Ingin Hancurkan PKS 
    Bupati Rote Bantah Roy Suryo Marah-marah di Hotel 
    Stasiun UI Masih Gunakan Tiket Kertas 
    Polisi: Laporan Wartawati Korban Perkosaan Janggal


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.