Dave Hendrik Emoh 'Ngemsi' untuk Acara Remaja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dave Hendrik. TEMPO/Nurdiansah

    Dave Hendrik. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemampuan untuk dapat berinteraksi dengan penonton tanpa kekurangan bahan pembicaraan merupakan modal penting bagi seorang pemandu acara. Termasuk bagaimana caranya dapat memahami kondisi peserta acara dengan segmentasi usia tertentu.

    Presenter Dave Hendrik mengaku kesulitan jika harus ngemsi dengan penonton usia remaja. "Hal yang sulit itu kalau ngemsi yang umurnya 17 tahun, yang abg-abg gitu..duh aku mau bunuh diri deh," kata Dave dengan gaya khasnya yang ekspresif. "Berasa mereka bilang 'ah lo itu enggak asik yang asik itu cuma gue sama temen-temen gue. Jadi kalau gue dapat undangan untuk isi acara ABG suka mikir dulu, " ungkapnya saat ditemui di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta Selatan 25 Juni 2013.

    Pria kelahiran 13 Agustus 1977 mulai menjaga jarak dengan kalangan remaja. Pria berkulit putih ini lebih memilih tawaran ngemsi untuk usia yang dewasa. Dave mengaku setahun lalu ngemsi di acara remaja. Ia mengakui bahwa memang cukup sulit untuk bercanda dan masuk ke dunia remaja. "Mereka itu kayak punya dunia sendiri, ya enggak sih?" katanya.

    AISHA

    Berita Lain:
    Main Teater, Rio Dewanto Dimarahin Calon Mertua

    Melly SHE Dua Kali Diserang Bobotoh

    Dave Hendrik Berhenti Bercanda Jika Terlibat Kasus


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.