Brad Pitt Merekam Zombi di Film World War Z

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brad Pitt. REUTERS/Daniel Munoz

    Brad Pitt. REUTERS/Daniel Munoz

    TEMPO.CO, Los Angeles - Brad Pitt memiliki sebuah kenangan di balik pembuatan film terbarunya. Ia memiliki rekaman tentang tingkah laku para ‘zombie’ di film  World War Z, yang seolah melakukan gerakan seperti di video klip Thriller milik Michael Jackson.

    Aktor yang berusia 49 tahun ini sangat antusias membicarakan rekaman unik ketika para pemeran zombir ramai-ramai beraksi dan seolah mereplikakan gerakan dari video klip yang sangat terkenal di tahun 1993 tersebut.

    Pasangan Angelina Jolie ini mengatakan pada Nuts Magazine, bahwa akting para zombie-nya sangat keren. “Mereka mengulang adegan yang ada di video klip Thriller dan kami merekamnya. Ini sangat spesial,” ujarnya seperti dikutip Female First, Jumat 21 Juni 2013.

    Suatu saat nanti ia akan menunjukkannya pada orang-orang, sehingga orang lain bisa merasakan antusias yang dirasakannya. “Kalau Anda memahami, hal ini lebih dari sekedar kerja keras yang kami lakukan sepanjang malam di sana,” Aktor yang lahir pada 18 Desember 1963 ini mengatakan, sepanjang malam ia dan ‘para zombie’ bersama-sama dan mengadakan Halloween Party di sana.

    Brad yang berperan sebagai Gerry Lane di dalam World War Z dan juga sebagai produser mengatakan bahwa produksi yang dilakukannya di Budapest, Hungaria, adalah yang terbaik. “Budapest sangat hebat. Orang-orangnya juga mengesankan. Zombie-nya juga keren dan kami membawa mereka dan memakai mereka untuk beberapa syuting lagi,” tutupnya.

    FEMALE FIRST | NANDA HADIYANTI

    Berita Lain:
    Shireen Sungkar Menikah dengan Adat Arab dan Aceh 

    Kepanikan Keluarga Saat Katon Jatuh dari Panggung 

    Keinginan Ekki Soekarno untuk Drummer Indonesia  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.