Tes Kelamin Anak Membuat Shah Rukh Khan Diselidiki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shah Rukh Khan. AP/Rafiq Maqbool

    Shah Rukh Khan. AP/Rafiq Maqbool

    TEMPO.CO, Mumbai - Seorang pejabat India mengatakan pada Selasa 18 Juni 2013, saat ini mereka sedang menyelidiki laporan mengenai superstar Bollywood Shah Rukh Khan dan istrinya yang melakukan tes jenis kelamin untuk mengharapkan bayi laki-laki, sebagai anak ke tiga mereka.

    Seperti yang dilaporkan Fox News, media setempat telah melaporkan, bahwa Khan, 47 tahun dan istrinya Gauri, yang saat ini sudah memiliki seorang putra dan putri, mengharapkan anak ketiga mereka lahir dari program surrogacy. Radiologi India dan Imaging Association (IRIA) menulis kepada kementerian kesehatan di bagian barat negara Maharashtra, Mumbai, untuk menuntut penyelidikan ini. "Kami ingin tahu kebenaran jelsa mengenai hal ini," kata Dr Jignesh Thakkar di IRIA. "Siapa pun  yang bertanggung jawab harus dihukum," tambahnya.

    India memang memiliki undang-undang yang melarang keras pemilihan jenis kelamin untuk perencanaan kehamilan, karena hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam jenis kelamin bayi yang baru lahir. Secara tradisional, wanita yang menikah di India telah menghadapi tekanan besar untuk menghasilkan ahli waris laki-laki yang dilihat sebagai pencari nafkah, pemimpin keluarga dan wali ketika orangtua usia.

    Hukum tersebut telah diresmikan pada tahun 1996, yang menjelaskan mengenai pelarangan penggunaan USG untuk tes jenis kelamin sebelum melahirkan. "Surrogacy" sendiri adalah istilah yang digunakan bagi seorang wanita yang menyewakan rahimnya dan menyerahkan bayi yang akan dilahirkan kepada keluarga yang telah menyewanya.

    FOXNEWS.COM | ANINDYA LEGIA PUTRI 

    Berita Lain:
    Lil Wayne Menginjak Bendera Amerika di Lagunya

    Mastektomi Jolie Dikritik Melissa Etheridge

    Tersebar Foto Ciuman Robert Pattinson
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.