Pakai Ponsel di Pesawat, Ini Kata Candil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO , Jakarta:Penyanyi Candil mengaku sebel bila ada salah satu penumpang yang menyalakan telepon seluler ketika berada di pesawat. "Aku sebel banget kalau ada yang kayak gitu," katanya ketika dihubungi Tempo beberapa waktu lalu.

    Ia bingung kenapa orang-orang yang menyalakan ponsel itu tidak bisa menunggu hingga pesawat selesai mendarat. "Oke, urusan dia penting. Tapi kan bisa ditunda sebentar setelah sampai," kata pemilik nama lengkap Dian Dipa Chandra itu.

    Ia pun mengaku selalu mematikan ponselnya bila hendak terbang. Karena ia takut akan terjadi sesuatu bila ia tetap menyalakan ponselnya itu. "Nanti pesennya nyampe, tapi orangnya nggak nyampe lagi karena pesawatnya jatuh," katanya.

    Pria berambut keriting ini pun mengaku akan menyindir penumpang lain bila melihat ada orang yang menyalakan telepon genggam di pesawat. "Ntar aku nyindirnya dengan bilang, 'Pak pilot, ngopi-ngopi dulu aja. Jangan terbang dulu. Ini ada orang penting mau telepon dulu," katanya sambil tertawa.

    Sebelumnya, kasus pemukulan Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi, kepada pramugari Sriwijaya Air, Febriani, sempat diperbincangkan oleh berbagai media massa dan media sosial. Pertengkaran itu terjadi karena Febriani sempat menegur Zakaria yang masih menggunakan teleon genggamnya di dalam pesawat ketika hendak berangkat menuju Pangkal Pinang.

    MITRA TARIGAN

    Topik terhangat:

    Rusuh KJRI Jeddah | Koalisi dan PKS | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:

    Edisi Khusus HUT Jakarta
    Dosen UI Pengkritik Korupsi Jadi Tersangka

    Aktris Ully Artha Meninggal Dunia

    Alasan Jakarta Semakin Macet


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.