Demi Warm, Sha Ine Febriyanti Lakukan Bikram Yoga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ine Febriyanti. [TEMPO/Ramdani]

    Ine Febriyanti. [TEMPO/Ramdani]

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menampilkan tiga karakter sekaligus dalam pementasan Padusi beberapa waktu lalu, Sha Ine Ferianti kembali tampil berteater. Kali ini ia akan bermonolog lagi, seperti yang sempat ia lakukan untuk pementasan Surti dan Tiga Sawunggaling.

    Dalam aksi bermonolognya kali ini, Ine, akan tampil bersama dua orang pemain akrobat dari Rictus, Perancis. Diakui oleh Ine monolog yang akan ia lakukan untuk pementasan yang berjudul Warm memberikan tantangan baru baginya karena dalam waktu singkat ia harus menghafalkan 17 halaman naskah, ia juga dituntut untuk dapat mempresentasikan sebuah cerita yang tertuang di dalamnya.

    "Ini naskah yang beda banget dengan Surti, persiapan saya terhitung cepat, saya menyiapkan hafalan lalu baru latihan selama tiga hari kemarin," paparnya saat melakukan dialog pasca rehearsal di Salihara, Jakarta Kamis, 13 Juni 2013.

    Dalam pementasan kali ini Ine dan dua orang pemain akrobat harus bisa bertahan di atas pentas kurang lebih selama 45 menit. Itu memang bukan waktu yang lama untuk pementasan sebuah pertunjukkan, namun akan menjadi lain apabila dalam waktu selama itu mereka harus bertahan dalam suasana panas yang diciptakan dari tembakan cahaya lampu yang  mencapai panas 62 derajat Celcius.

    Ine mengaku menjelang pementasan ia telah mempersiapkan dirinya di dalam kondisi panas. Ine melakukan bikram yoga yang dilakukan di dalam ruangan bersuhu panas hingga mencapai sekitar 42 derajat celcius. Sedangkan kedua pemain akrobat sudah lebih terbiasa karena mereka berasal dari Colombia dan sudah 14 tahun bermain akrobat.

    David Bobee, selaku sutradara dan pendiri sirkus Rictus memaparkan terkait bahaya atau tidaknya suhu 62 derajat itu bagi pemain, ia pernah menemui seorang dokter di Perancis. Menurut sang dokter itu suhu segitu panas sekali dan kalau bisa dikurangi. "Kalau saya mendengarkan apa kata dokter mungkin tidak akan ada sirkus, karena semuanya terlalu berbahaya,"ungkapnya seraya tertawa.

    Pementasan Warm ini merupakan rangkaian pentas teater yang berlangsung di Salihara sepanjang bulan Juni-Juni 2013. Warm akan dipentaskan selama dua hari, yaitu 14-15 Juni 2013, pukul 20.00 WIB di Teater Salihara.

    AISHA

    Berita Lain:
    Maudy Ayunda dan Afgan Bikin Lagu Bareng

    Konser G-Dragon BigBang Sukses

    Mobil Futuristik di Konser G-Dragon


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.