Dewi Sandra Belajar Pakai Jilbab Via Media Sosial

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Dewi Sandra. Tempo/Yuli Seperi

    Artis Dewi Sandra. Tempo/Yuli Seperi

    TEMPO.CO, Jakarta -Memutuskan untuk mengenakan jilbab, diakui Dewi Sandra tidaklah mudah. Selain komitmen kuat yang dibutuhkan, dirinya pun sempat kesulitan mengenakan jilbab dengan modis.

    “Aku kacau banget. Mau nangis pokoknya. Pas aku tampil di wedding-nya Olla Ramlan aku ngaco banget,” kata Dewi Sandra, saat ditemui di kawasan Senayan pada 11 Juni 2013.

    Istri Agus Rahman ini mengatakan bahwa dirinya saat itu mengenakan gaun rancangan Anne Avantie yang terlampau ketat. Bahkan rekan-rekannya sesama artis bergurau mencela penampilannya.

    Untuk menyiasati penampilannya dengan jilbab agar terlihat modis, Dewi mengaku banyak belajar dari Dian Pelangi melalui video tutorial. “Sebelum ketemu dengan Dian Pelangi aku buka website-nya. Dia aktif ya di media sosial dengan memberi tutorial memaki jilbab” katanya.

    Selanjutnya, Dewi menyempatkan berkunjung ke butik perancang muda itu di kawasan Kemang. Setelah berkenalan dengan Dian Pelangi, Dewi menerima banyak masukan tentang mode jilbab. Kemudian, ia mulai tahu berbagai jenis bahan jilbab yang nyaman di pakai serta variasi cara memakai, mulai dari jilbab tumpuk, turban dan paris.

    “Belajar banyak dari Dian dan dia menerima dengan tangan yang terbuka” imbuhnya.
    Kini, Dewi bersama dengan Dian Pelangi didaulat menjadi brand ambassador salah satu produk kosmetik muslimah.

    Keduanya sempat berkunjung ke Paris, Prancis untuk melakukan syuting dang belajar mode. Dengan pengalamannya itu, Dewi semakin banyak tahu tentang dunia mode muslimah. Ketika disinggung tentang niatnya untuk menjajal dunia bisnis mode, Dewi hanya tersenyum simpul.

    “Jika itu terjadi pastinya saya nggak mungkin sendirian. Saya butuh support dan masukan dari orang-orang yang tentunya lebih pengalaman. Mereka mendorong kesitu dan sudah ada omongan. Saya lagi mencari yang klop dan pas sesuai dengan karakter” katanya.

    NURUL MAHMUDAH


    Berita Lainnya:

    Hidayat Nur Wahid: PKS Memang Main di Dua Kaki  
    Laris Manis Lelang Barang Gratifikasi di KPK  
    Dolar Tembus Rp 10.000, BI Guyur US$ 100 Juta/Hari
    Jokowi Ganti Dua Direktur RSUD  
    Apa Saja Kelebihan iOS 7?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.