Cut Tari Sempatkan Temani Anak Liburan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cut Tari. dok TEMPO/Agung Pambudhy

    Cut Tari. dok TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis dan ibu muda Cut Tari tengah fokus mengikuti perkembangan putri semata wayangnya, Sidney Azkassyah Yusuf. Di musim liburan sekolah, Cut Tari akan mendampingi buah hati tercinta menikmati agenda liburan, termasuk menonton film bersama.

    “Setiap ada kesempatan, ada liburan buat anak disempatkan menemani. Gimanapun anak sama ibu kan gak bisa lepas. Sesibuk apapun tetep pasti ngurus anak” katanya kala ditemui di kawasan Kemang pada Selasa, 11 Juni 2013.

    Putri kecilnya yang kini menginjak usia 5 tahun itu diakui Cut Tari, mulai banyak mengeluh soal kesibukannya. “Sudah bisa telepon ngomong suruh pulang, lalu tanya macem-macem. Mama kok kerja terus? mama kapan pulang? Sidney pengen tidur ditemenin mama,” kata Cut Tari menirukan kalimat sang putri.

    Karena itulah bintang berambut panjang ini tidak mau membuang kesempatan mengikuti tumbuh kembang anak. “Kan enggak bisa terulang lagi hal yang seperti ini," katanya serius.

    Istri Yusuf Soebrata ini tak ingin putrinya suatu saat nanti terjun ke dunia entertainmen. Kini dia mulai mengarahkan bakat sang anak yang menyukai balet. Kini, dia mengikutkan Sidney les balet.

    Demi mengikuti perkembangan sang buah hati, Cut Tari juga tak mau menerapkan larangan apapun. Ia mengaku sebagai tipikal ibu yang tak suka marah dan melarang. Karena menurutnya ketika sang anak dilarang, maka ia akan mengulangi perbuatan itu.

    NURUL MAHMUDAH


    Berita Lainnya:

    Hidayat Nur Wahid: PKS Memang Main di Dua Kaki  
    Laris Manis Lelang Barang Gratifikasi di KPK  
    Dolar Tembus Rp 10.000, BI Guyur US$ 100 Juta/Hari
    Jokowi Ganti Dua Direktur RSUD  
    Apa Saja Kelebihan iOS 7?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.